Gilabola.com – Manchester United dikabarkan semakin dekat menunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim, sekaligus mengesampingkan kemungkinan kembalinya Ole Gunnar Solskjaer ke Old Trafford.
Keputusan ini muncul setelah manajemen Manchester United resmi berpisah dengan Ruben Amorim pada 5 Januari. Klub kini bergerak cepat mencari pelatih sementara yang akan memimpin tim dalam periode krusial, termasuk laga derby melawan Manchester City.
Manchester United Cari Pengganti Amorim
Solskjaer sempat difavoritkan untuk kembali ke kursi pelatih setelah melakukan pembicaraan terkait comeback emosionalnya. Namun, Carrick juga masuk dalam daftar kandidat kuat.
Menurut laporan The Guardian, proses wawancara untuk posisi caretaker sudah rampung. Darren Fletcher yang sebelumnya menangani tim U-18 sempat dipromosikan sementara ke tim utama, tetapi posisinya dipastikan hanya bersifat sementara.
Fletcher gagal memperkuat peluangnya setelah hanya meraih hasil imbang 2-2 melawan Burnley di Premier League, lalu tersingkir dari Piala FA usai kalah 1-2 dari Brighton di putaran ketiga.
Carrick Ungguli Solskjaer
Manchester United disebut akan merampungkan penunjukan manajer interim pada hari Senin. Dalam perkembangan terbaru, Carrick kini berada di posisi terdepan meski belum menerima tawaran resmi.
CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox dikabarkan lebih condong ke Carrick setelah melakukan pertemuan tatap muka dengan dua kandidat utama. Carrick bertemu pihak klub pada Kamis, sementara Solskjaer berada di Carrington pada Sabtu.
Solskjaer sebelumnya pernah menjalani peran serupa pada Desember 2018 menggantikan Jose Mourinho, sebelum akhirnya memimpin United hampir tiga tahun. Namun kini, Carrick dinilai lebih siap untuk segera mempersiapkan tim menghadapi derby Manchester di Old Trafford pada Sabtu WIB, sebelum laga berat berikutnya melawan Arsenal.
Pengakuan Fletcher Usai Catatan Buruk United
Darren Fletcher mengaku belum mengetahui rencana klub terkait masa depannya. Ia menyebut fokusnya sepenuhnya tertuju pada dua laga terakhir yang berakhir tanpa kemenangan.
Fletcher juga menyoroti fakta pahit bahwa Manchester United tersingkir dari dua kompetisi domestik di laga pertama untuk pertama kalinya sejak musim 1981/82. Musim ini, United hanya akan menjalani total 40 pertandingan, jumlah terendah dalam 111 tahun sejarah klub.
Ia menegaskan bahwa para pemain harus bertanggung jawab, membangun kembali kepercayaan diri, dan menunjukkan karakter di masa sulit. Fletcher menantang para pemain untuk membuktikan bahwa mereka layak menjadi bagian dari masa depan Manchester United.
Ujian Berat Menanti Manchester United
Michael Carrick bukan sosok asing di Old Trafford. Ia pernah bekerja bersama Solskjaer sebelum melanjutkan karier kepelatihannya secara mandiri di Middlesbrough.
Jika resmi ditunjuk, Carrick akan langsung menghadapi ujian berat dengan menjamu Manchester City, sebelum bertandang ke markas Arsenal. Dua laga tersebut akan menjadi penentu awal arah Manchester United di sisa musim ini.
Keputusan Manchester United tampaknya memilih figur yang memahami ruang ganti dan kultur klub, ketimbang nostalgia semata. Pilihan ini belum tentu aman, tetapi bisa menjadi langkah paling rasional dalam situasi genting.

