Son Heung-min Terhindar Sanksi Diving di Laga Kontra Arsenal

Son Heung-min Terhindar Sanksi Diving di Laga Kontra Arsenal

Gilabola.com – Son Heung-min, bintang Tottenham Hotspur asal Korsel, terhindar dari sanksi larangan bermain dalam dua pertandingan, setelah ia lakukan diving dalam laga di kandang Arsenal di mana Spurs kalah 2-4, Minggu (2/12).

Untuk aksi diving yang dilakukan Son Heung-min tersebut, Tottenham Hotspur mendapat hadiah penalti yang sukses disarangkan Harry Keane di menit 34, dan membawa tim tamu memimpin 2-1. Sebelumnya mereka berhasil samakan kedudukan lewat tembakan Eric Dier tepat di menit 30.

Buntut dari diving Son dan gol Dier, para pemain Arsenal serta Tottenham Hotspur juga terlibat perkelahian di tengah-tengah laga. Akibat insiden itu, Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) mengklaim tim telah sama-sama gagal mengendalikan para pemain mereka.

Son Heung-min Tak Tersentuh

Tapi tak ada sanksi yang diberikan untuk Son Heung-min, yang tampak tak tersentuh saat dia ‘menjatuhkan diri’ usai tekel defensif yang dilakukan Rob Holding. Padahal, insiden seperti itu biasanya ditinjau ulang oleh panel tindakan retrospektif.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Namun, Arsenal bisa tertawa di akhir pertandingan, karena perjuangan mereka tak sia-sia dan berhasil raih kemenangan 4-2 yang mengagumkan. Dua kubu suporter bisa¬†hidupkan kembali ‘aksi panas’ mereka saat kedua tim bertemu di perempat final Piala Liga akhir bulan ini.

Tak Bisa Kendalikan Para Pemain

Arsenal dan Tottenham Hotspur sama-sama didakwa FA usai terjadinya perkelahian dalam derby London Utara di Emirates akhir pekan lalu. Kedua tim dituduh gagal mengendalikan pemain mereka menyusul gol persamaan Eric Dier di menit ke-32.

Pemain Arsenal dan Spurs terlibat perkelahian sesaat setelah Dier mencetak gol, dan berlari berputar ke arah suporter tuan rumah sambil meletakkan jari ke bibirnya. Selebrasi itu memicu kemarahan para pemain Arsenal, termasuk Stephan Lichtsteiner, yang sedang lakukan pemanasan di area yang sama.

Akibatnya, hal ini memicu perkelahian antarpemain, bahkan pelatih Mauricio Pochettino dan Unai Emery sampai berlari menghampiri para pemain mereka untuk menenangkan dan berusaha meredam situasi.