Spurs Kalah Lagi, Conte Sindir Pelatih Asal Portugal

Antonio Conte menyatakan di Tottenham Hotspur ada yang tidak beres usai Mauricio Pochettino dipecat. Ia pun bingung timnya bisa menelan kekalahan kontra Wolves.

Tottenham Hotspur berupaya bangkit dari kekalahan setelah dihajar Southampton, namun kembali main di kandang klub sepak bola asal London Utara malah telan kekalahan lagi dengan skor 2-0 hari Minggu (13/2).

Anak asuh Antonio Conte kebobolan cepat di menit ke-6 melalui Raul Jimenez. Tersengat dengan gol pemain berpaspor Meksiko kubu Wolves kembali menamba golnya, kali ini dari Leander Dendoncker menit ke-18.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Dampak hasil dua negatif beruntun main di kandang, Tottenham Hotspur yang tadinya punya kans untuk menembus empat besar sekarang malah melorot ke peringkat kedelapan klasemen Liga Inggris 2021/2022. Sebaliknya, Wolves yang menang sekarang berhasil menyalip klub sepak bola asal London Utara dengan bertengger di peringkat ketujuh.

Di sisi lain, Tottenham Hotspur di era kepelatihan Mauricio Pochettino padahal menjelma menjadi tim kuda hitam. Buktinya, mereka kerap panaskan persaingan empat besar Liga Inggris dan mampu mencapai final Liga Champions. Sayangnya, petinggi klub memecatnya kemudian menunjuk Jose Mourinho hingga Nuno Espirito Santo. Tapi, duo pelatih Portugal gagal berikan dampak. Kini, Antonio Conte dipercayakan tangani tim dan ia nilai ada yang salah usai dipecatnya Pochettino.

Bicara kepada awak media, pelatih asal Italia tersebut mengatakan Tottenham kontra Wolves sebetulnya bermain oke. Namun masalahnya Spurs harus kebobolan dua gol di awal laga.

Antonio Conte menyebutkan klubnya pernah berjuang untuk sesuatu yang penting. Ia mengungkapkan bukan sekarang, tetapi yang dari pelatih sebelumnya seperti mencapai final Liga Champions.

Dia pun menyayangkan Pochettino saat itu dipecat. Eks pelatih Chelsea pun menilai ada sesuatu yang telah berubah sejak ia terdepak. Jadi, sekarang ini jika mau jadi tim bagus harus punya semangat bersama dan memahami situasi yang telah berubah. Menurutnya, dalam pertandingan akan ada resiko bisa menang, kalah, dan seri.

Sementara itu, tim asuhan Antonio Conte berpotensi menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Inggris. Sebab, laga selanjutnya mereka akan menghadapi Manchester City pada hari Minggu (20/2) dini hari WIB. Kemenangan sepertinya semakin sulit diraih karena mereka akan bertandang ke Etihad Stadium.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaXavi Hernandez Sebut Luuk De Jong Harus Jadi Panutan Bagi Para Pemain Barcelona
SelanjutnyaRonald Araujo Provokatif Selama Barcelona vs Espanyol, Xavi Hernandez Minta Maaf