Spurs Menang Tadi Malam! Naik Ranking 5 Premier League, Conte 8 Laga Tanpa Kekalahan

Satu gol pada masa injury time menyelamatkan Spurs dari hasil imbang, memberi pasukan Antonio Conte kemenangan 0-1 di kandang Watford pada Sabtu malam (1/1), yang sangat penting bagi sang pelatih Italia itu.

Kemenangan ini menyebabkan Tottenham belum pernah kalah dalam delapan pertandingan Liga Inggris sejak Conte mengambil alih posisi pelatih di London Utara ini.

Harry Kane dan kawan-kawan kini naik ke posisi kelima klasemen Premier League dengan perolehan 33 poin, hasil 10 kemenangan, tiga imbang dan lima kekalahan sejauh musim 2021/22.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Watford di bawah asuhan Claudio Ranieri seolah-olah akan berhasil menggagalkan manajer sesama Italia itu dengan kepemilikan bola rendah, hanya 27 persen selama 90 menit, tapi melancarkan serangan balik yang merepotkan sebanyak enam kali dan empat di antaranya mengarah tepat sasaran ke gawang Hugo Lloris. Sebaliknya, pasukan Conte memiliki 21 percobaan serangan, tapi hanya sembilan tepat sasaran ke gawang Daniel Bachmann dan satu berujung gol pada masa injury time.

Salah satu peluang terbaik Spurs terjadi menit 73 saat Son Heung-Min menyambar sebuah crossing ke dalam kotak tapi berhasil diselamatkan kiper Bachmann dan hanya berujung sepak pojok. Satu peluang emas lainnya terjadi jauh di dalam babak pertama, saat Kane melepaskan tembakan di tepi kotak tapi meleset ke sisi kanan gawang Watford.

Sementara itu kiper Lloris melakukan tugasnya dengan mencegah serangan dari Joshua King bersarang di gawangnya pada awal babak kedua. Bola seolah-olah mengarah masuk sebelum ditepis keluar pada saat-saat terakhir.

Wasit Robert Jones memberi kesempatan seluas-luasnya dengan memberi delapan menit injury time, yang terbukti benar dengan gol Davinson Sanchez pada menit ketujuh injury time. Faktanya pertandingan baru berakhir melebihi 10 menit sejak waktu seharusnya.

Dengan hasil ini maka Spurs naik ke ranking kelima klasemen Liga Inggris dengan nilai 33, sementara pasukan Ranieri harus puas di ranking 17, satu posisi dan dua poin di atas zona degradasi.

Conte sudah mengatakan bahwa ia butuh transfer pemain baru di Januari 2022 untuk memperbaiki performa tim. Berhadapan dengan Daniel Levy yang terkenal memegang dompetnya rapat-rapat, entah apakah sang pelatih Italia bisa mendapatkan keinginannya.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO