Victor Osimhen kembali dikaitkan dengan Premier League, dan kali ini namanya disebut sebagai solusi paling masuk akal untuk mengatasi persoalan lini depan Newcastle United.
Saran tersebut muncul di tengah keraguan terhadap performa Nick Woltemade, sementara kebutuhan akan striker yang cocok dengan gaya pressing Eddie Howe semakin mendesak. Namun, apakah langkah besar ini benar-benar realistis?
Pembahasan ini mengemuka dalam program Inside the Toon di talkSPORT, ketika Jack Cunningham menilai Osimhen sebagai sosok yang tepat untuk mengangkat kembali ketajaman The Magpies.
Tekanan Besar di Lini Depan
Sejauh musim ini, Newcastle belum mendapatkan hasil maksimal dari aktivitas transfer mereka. Dana besar sudah dikeluarkan untuk mendatangkan Yoane Wissa dan Nick Woltemade sebagai pengisi kekosongan yang ditinggalkan Alexander Isak.
Namun, kontribusi keduanya belum memuaskan. Wissa dan Woltemade baru mencetak total 13 gol di semua kompetisi musim ini. Dalam beberapa pekan terakhir, Eddie Howe bahkan lebih memilih memainkan Anthony Gordon sebagai penyerang utama, sementara dua rekrutan tersebut harus memulai laga dari bangku cadangan.
Wissa sebenarnya datang dengan reputasi mentereng setelah mencetak 19 gol bersama Brentford musim lalu. Sayangnya, performanya belum mencerminkan catatan tersebut sejak mengenakan seragam hitam-putih.
Sementara itu, Woltemade yang dikenal fleksibel di lini depan memang sempat menunjukkan potensi, tetapi belum benar-benar menemukan peran ideal dalam sistem permainan Howe.
Mengapa Osimhen Dianggap Cocok?
Nah, di sinilah nama Victor Osimhen mencuat. Striker asal Nigeria itu dinilai sebagai profil pemain yang paling sesuai dengan filosofi permainan intens dan penuh tekanan yang diusung Howe.
Osimhen sebelumnya membawa Napoli meraih gelar Serie A pada 2023 dengan performa impresif. Dalam kariernya bersama klub Italia tersebut, ia mencetak 76 gol dari 133 pertandingan. Setelah meninggalkan Napoli setahun kemudian, ia sempat menyatakan keinginannya bermain di Premier League, tetapi akhirnya berlabuh di Galatasaray.
Di Turki, performanya tetap tajam. Ia sudah mengoleksi 52 gol bersama klub Istanbul tersebut. Tak hanya soal produktivitas, Osimhen juga dikenal agresif dalam melakukan pressing. Cunningham menyebut sang striker rata-rata melakukan 18 tekanan per pertandingan. Bahkan dalam satu laga melawan Juventus, tiga gol tercipta dari situasi pressing yang ia lakukan.
Menurut Cunningham, tidak ada penyerang lain yang lebih cocok untuk sistem pressing dibanding Osimhen. “Statistik menunjukkan dia yang terbaik dalam hal itu,” ujarnya.
Investasi Besar, Risikonya Juga Besar
Mendatangkan Osimhen tentu bukan perkara mudah. Selain nilai transfer yang diperkirakan sangat tinggi, tuntutan gajinya juga diyakini bisa memaksa Newcastle melampaui struktur upah yang ada saat ini.
Meski demikian, Cunningham menilai langkah tersebut layak dipertimbangkan. Baginya, Osimhen adalah tipe pemain yang bisa menjadi pernyataan besar di bursa transfer. Kehadirannya diyakini akan langsung mengangkat level tim dan memberi Eddie Howe sosok striker impian.
Ia bahkan membayangkan skenario di mana Woltemade dimainkan lebih ke belakang sebagai nomor 10, mendukung Osimhen di lini depan. Kombinasi itu, menurutnya, berpotensi menghadirkan sesuatu yang istimewa.
Pertanyaannya kini bukan sekadar soal kebutuhan striker baru, melainkan seberapa berani Newcastle mengambil keputusan besar demi ambisi mereka. Jika ingin tetap bermain dengan pressing agresif, pilihan seperti Osimhen mungkin bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak.
Berikut adalah rincian performa Victor Osimhen selama membela Galatasaray (data akumulasi musim 2024/2025 dan musim berjalan 2025/2026) berdasarkan catatan Transfermarkt per Februari 2026:
Statistik Victor Osimhen di Galatasaray
- Total Penampilan: 64 Pertandingan
- Total Gol: 52 Gol
- Total Assist: 13 Assist
- Total Menit Bermain: 4.834 Menit
Performa per Kompetisi
Berdasarkan data detail musim 2024/2025 dan 2025/2026:
Süper Lig (Liga Turki):
- Penampilan: 46
- Gol: 35
- Assist: 8
UEFA Champions League:
- Penampilan: 7
- Gol: 6
- Assist: 2
UEFA Europa League:
- Penampilan: 7
- Gol: 6
- Assist: 2
Türkiye Kupasi (Piala Turki):
- Penampilan: 4
- Gol: 5
- Assist: 1
Catatan Tambahan
- Rasio Gol: Osimhen menunjukkan ketajaman luar biasa dengan rata-rata mencetak gol hampir di setiap pertandingan (rasio mendekati 0,8 gol per laga).
- Kontribusi Krusial: Di kancah Eropa musim 2025/2026, ia menjadi tumpuan utama dengan mencetak gol-gol penting melawan klub besar seperti Liverpool dan Ajax Amsterdam.
- Kondisi Fisik: Meski sangat produktif, ia sempat melewatkan beberapa laga karena cedera otot paha (hamstring) dan pergelangan kaki (ankle).

