Steven Gerrard Masih Sulit Lupakan Insiden Terpeleset

Steven Gerrard Masih Sulit Lupakan Insiden Terpeleset

Gilabola.com – Steven Gerrard mengaku sulit lupakan insiden terpeleset saat melawan Chelsea di musim 2014, yang membuat Liverpool harus mengikhlaskan gelar Liga Inggris ke Manchester City.

Insiden memalukan itu terjadi saat The Reds menjamu The Blues di Anfield, April 2014, di mana tuan rumah sedang memuncaki papan klasemen sementara, dengan tiga laga tersisa.

Apa daya, Gerrard yang sedang menguasai bola malah terjatuh di daerah pertahanan sendiri sehingga Demba Ba mampu mencuri satu gol.

Bukannya membuat gol penyeimbang, gawang Liverpool bergetar untuk kedua kalinya lewat gol Willian dan di laga berikutnya skuad Brendan Rodgers saat malah imbang lawan Crystal Palace, sehingga The Citizens berhak menggondol titel juara Liga Inggris.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Bagi Steven Gerrard insiden memalukan itu kerap menghantuinya, terutama karena saat itu Liverpool tinggal sejengkal lagi jadi juara. “Saya sering memikirkannya. [Jika] Liverpool sukses memenangi liga maka akan membantu saya melupakannya,” ucap juru taktik Rangers ini pada Jamie Carragher di podcast The Greatest Game.

“Ketika saya menganalisa kembali, saya faham bahwa bukan insiden itu [yang membuat Liverpool kehilangan gelar juara], tapi sebagian dari diri saya tetap memikirkannya,” tambahnya.

“Orang-orang memberikan hiburan agar saya bisa melupakannya: ‘itu lebih dari 28 pertandingan’, tapi saya tahu apa yang mereka katakan itu merupakan momen yang besar,” ujar Gerrard.

Pada musim lalu, Liverpool sukses memenangi trofi Liga Champions di bawah asuhan Jurgen Klopp dan kemenangan itu membuat Steven Gerrard sedikit terhibur. “Ketika Liverpool jadi juara Liga Champions, saya melihat para fans sembari berpikir: ‘Mereka semua bahagia lagi’. Hal tersebut membuat saya merasa lebih baik,” tambahnya.

“Setelah [final Liga Champions 2018 melawan Real] Madrid, para fans sedih. Namun final Liga Champions musim lalu menjadi pengobat kesedihan saya,” ujar Gerrard.

“Saya rasa memenangi liga akan sangat berperan [dalam mengobati penyesalan], dan saya pikir hasil yang saya raih bersama Rangers pun demikian,” tambahnya.

“Satu momen sulit itu, lebih terasa sukar dibanding yang orang-orang pikirkan. Hanya terjadi sekali dalam 20 tahun berkarir dimana saya merasa tidak berdaya, seluruh tubuh saya merasa kebas,” ungkap Gerrard.