Striker Chelsea Nyaris Sakit Jiwa, Berada di Bawah Tekanan Cetak Gol

Striker Chelsea Nyaris Sakit Jiwa, Berada di Bawah Tekanan Cetak Gol

Gilabola.com – Seorang striker Chelsea mengaku sudah nyaris sakit jiwa karena terus menerus berada di bawah tekanan mencetak gol, sampai-sampai harus berkonsultasi dengan psikolog.

Alvaro Morata mengaku harus menemui psikolog karena tekanan berat yang ditanggungnya di Chelsea musim lalu, gagal mewujudkan ekspektasi sebagai pengganti Diego Costa.

Pemain Spanyol itu didatangkan dari Real Madrid dengan mahar sebesar Rp 1,1 triliun, sebagai pengganti Costa di ujung tombak serangan.

Akan tetapi Morata gagal membuktikan rekor harga mahal yang pernah dikeluarkan The Blues itu. Serangkaian cedera dan hal-hal di luar lapangan menghambat prestasinya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Pada musim ini Alvaro Morata tampil tajam dengan enam gol di semua kompetisi. “Saya rasa sangat penting untuk memiliki kepercayaan diri. Di periode hidup saya ini, saya sadar Anda harus selalu melatih pikiran [mental], bukan hanya fisik,” kata Morata pada ABC.

“Untuk bisa menghadapi tekanan, Anda juga harus berusaha. Itu yang terpenting dalam karir kami [sebagai pesepak bola].”

Alvaro Morata akui masih bahagia di Chelsea

“Sejujurnya saya tidak pernah memikirkan soal melatih mental. Ketika seorang pemain mendengar kata psikolog untuk pertama kalinya, Anda merasa dibawa ke masa lampau. Namun saya sadar saya membutuhkan bantuan.”

“Bagi siapapun yang memiliki masalah, datang ke psikolog sering diasosiasikan dengan hal-hal yang negatif. Saya menganggap semua orang melihatnya demikian walau sebetulnya itu hal yang penting.”

“Sekarang saya lebih bahagia di Chelsea dan tim nasional meskipun tidak berada di momen terbaik di atas lapangan.”

“Saya bisa mencetak banyak gol lagi tapi tidak demikian kala saya dalam performa terbaik. Saya akan terus bertemu psikolog, sebab membantu saya dalam menghadapi tekanan dan emosi.”