Gilabola.com – Sunderland meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Brentford di Stadium of Light setelah Wilson Isidor mencetak gol penentu di menit ke-96 yang sempat diperiksa VAR, memastikan hasil laga Liga Inggris ini menjadi salah satu momen paling menegangkan musim ini.
Awal Pertandingan Dikuasai Sunderland
Manajer Régis Le Bris melakukan dua perubahan dari laga sebelumnya. Enzo Le Fée dimainkan di sisi kiri serangan menggantikan Simon Adingra yang duduk di bangku cadangan, sementara Nordi Mukiele dipasang di jantung pertahanan mendampingi Omar Alderete, menggantikan Jenson Seelt.
Sunderland tampil dominan sejak menit awal. Pada menit kesembilan, umpan sudut Trai Hume berhasil menemukan Habib Diarra, namun tembakannya melambung. Beberapa menit kemudian, Sunderland sempat meminta penalti, tetapi wasit menilai Nathan Collins hanya mengenai dada, bukan tangan.
Brentford sempat mencetak gol lewat Dango pada menit ke-22 setelah kesalahan Hume, namun dianulir karena offside. The Black Cats menguasai 63,5% penguasaan bola di babak pertama dengan empat sentuhan di kotak penalti lawan, tetapi tak ada satu pun tembakan tepat sasaran. Skor tetap 0-0 hingga jeda.
Babak Kedua Penuh Ketegangan
Memasuki babak kedua, Sunderland menekan lebih agresif. Namun di menit ke-57, Brentford mendapat penalti kontroversial setelah Reinildo dianggap mendorong lawan di kotak terlarang. Kevin Schade yang menjadi eksekutor digagalkan oleh Roefs dengan penyelamatan gemilang, membuat stadion bergemuruh.
Le Bris kemudian memasukkan Simon Adingra dan Wilson Isidor, menggantikan Chemsdine Talbi dan Eliezer Mayenda. Pergantian ini memberi energi baru bagi tuan rumah. Meski begitu, justru Brentford yang lebih dulu unggul pada menit ke-77 lewat sundulan Igor Thiago menyambut umpan Frank Onyeka.
Tiga menit berselang, Sunderland membalas. Isidor dijatuhkan di kotak penalti dan Le Fée mengeksekusi dengan sempurna untuk mengubah skor jadi 1-1. Marc Guiu kemudian masuk menggantikan Diarra di menit-menit akhir untuk menambah daya serang.
Gol Penentu di Menit 96
Dengan tambahan waktu delapan menit, laga berlanjut ke drama luar biasa. Di menit ke-96, umpan silang melengkung Granit Xhaka dari sisi kanan berhasil disambut Isidor yang menyambar bola dari jarak dekat. VAR sempat memeriksa potensi offside, tetapi gol disahkan. Stadium of Light pun berguncang oleh selebrasi liar lebih dari 45 ribu penonton.
Sunderland berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang, mengamankan kemenangan bersejarah yang tak hanya menghidupkan kembali semangat tim setelah tersingkir di EFL Cup, tetapi juga membuktikan mental juara mereka di Premier League.