Tak Ingin Ulang Kisah Morata, Chelsea Berpotensi Kembalikan Werner ke Bundesliga

Chelsea punya pekerjaan rumah yang cukup sulit terkait Timo Werner, karena tim London Barat itu tak ingin mengulang kegagalan yang pernah mereka ukir dalam transfer Alvaro Morata.

Gilabola.com – Morata barangkali menjadi sebuah nama yang paling ingin dilupakan suporter Chelsea. Penyerang asal Spanyol itu – yang datang dari Real Madrid dengan pecahkan rekor transfer klub di musim panas 2017 tapi kemudian menjadi pemain terpayah di Stamford Bridge, kini masuk dalam daftar penyerang terburuk.

Penyerang yang belakangan dikaitkan dengan Barcelona itu tercatat kantongi 24 gol dalam 72 penampilannya bersama The Blues, sampai akhirnya dipinjamkan ke Atletico Madrid di paruh kedua musim 2018/19.

Lalu, secara ajaib direktur Marina Granovskaia berhasil menjualnya pada tahun 2019, dengan harga sama seperti saat Chelsea membelinya. Langkah itu menjadi salah satu kesepakatan terbesar sang direktur, mengingat bagaimana buruknya transfer itu berjalan.

Advertisement
PSG188
PSG188
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Kini, Morata bisa kembali ke La Liga dari klub peminjamnya, Juventus, pada bulan ini, di mana dia dinilai sebesar 31 Juta Pounds atau sekitar Rp 597 Miliar oleh TransferMarkt. Namanya terus dikaitkan dengan Barca, meskipun tampaknya rencana itu akan gagal karena masalah keuangan yang dialami tim Catalan tersebut.

Namun, diungkapkan Football.London, kisah Morata menjadi salah satu yang tidak ingin diulang Chelsea dalam transfer striker mahal lainnya, Timo Werner, yang didatangkan dari RB Leipzig pada bulan Juni 2020.

Werner yang sudah tampil dalam 71 pertandingan dan mencetak 18 gol – enam gol lebih sedikit dibandingkan Morata, bahkan hanya menjadi pemain pengganti yang tak dimainkan dalam pertandingan Liga Premier terakhir Chelsea.

Tahun kedua penyerang itu di Stamford Bridge seharusnya menjadi periode di mana ia menghapus rasa frustrasi di musim pertamanya di klub Inggris tersebut, lalu menjadi lebih produktif seperti yang ia tunjukkan saat masih di Bundesliga.

Dengan hanya satu gol yang dibukukannya di Liga Premier pada bulan Februari tahun lalu setelah ia tampil dalam 11 pertandingan, tentunya hal itu sangat mengecewakan. Tak heran jika Werner kemudian hanya tampil enam kali sebagai starter – terakhir di laga melawan Leeds pada 11 Desember 2021.

Ia alami cedera hamstring pada bulan Oktober, lalu terpapar virus yang membuatnya absen dalam 11 pertandingan yang dilakoni Chelsea musim ini, padahal ia hanya absen satu kali akibat cedera di sepanjang musim lalu.

Kenyataannya, Werner tetap menjadi sosok pemain yang kekurangannya sulit untuk dilewatkan. Tembakannya kerap salah sasaran, dan ini menjadi kekurangannya di bawah asuhan Tuchel. Pemain itu mencetak enam gol di ajang liga pada musim 2020/21, jumlah gol yang sekarang sulit dicapainya.

Penyelesaian akhirnya yang buruk, teknik permainannya yang tak meyakinkan ketika menerima bola dan kekurangan secara fisik membuat Werner merasa seperti seorang pemain yang kurang pas untuk bermain di Liga Premier.

Rumor yang berkembang musim panas lalu, pemain Chelsea itu akan kembali ke Bundesliga dan bergabung dengan Borussia Dortmund yang berpotensi melepas Erling Haaland di tahun ini.

Sembilanpuluh satu gol yang dikoleksi Werner dalam 222 penampilannya selama tujuh musim ia merumput di Bundesliga, benar-benar sangat cocok dengan kecepatan dan gaya permainan di kompetisi sepak bola papan atas Jerman.

Seperti Morata yang segera menemukan permainan terbaiknya sekembalinya ia ke La Liga, Werner kemungkinan besar bisa lakukan hal sama jika ia kembali ke Jerman, sementara ia gagal menunjukkannya bersama The Blues.

Kini, Chelsea bertekad mendapatkan kembali dana 45 Juta Pounds atau sekitar Rp 867 Miliar yang pernah mereka gelontorkan untuk datangkan Werner dari Leipzig pada tahun 2020, dan itu menjadi satu lagi PR berat Granovskaia, jika prestasi Werner terbukti lebih buruk dibandingkan musim lalu.

AHABET
AHABET
INDOTOGEL
INDOTOGEL