Taktik Corner Haram Arsenal Picu Perdebatan, Wasit Diminta Bertindak Lebih Tegas

Gilabola.com – Taktik sepak pojok Arsenal mulai semakin mengganggu banyak pihak setelah pertandingan mereka melawan Manchester United dan sekarang pihak PGMOL diminta untuk bertindak.

The Gunners memang dikenal memainkan taktik aneh terutama di musim ini. Efektif sih, tapi lama-lama jadi menyebalkan dan terkesan melanggar karena apa yang mereka lakukan terkesan merugikan tim yang dilindungi aturan.

Misalnya begini, yang terjadi di laga melawan Manchester United. Saat pasukan Michael Carrick unggul dengan skor 1-2, Arsenal lantas memanfaatkan sepak pojok untuk mencetak gol penyeimbang.

Tapi prosesnya bermasalah karena kiper yang harusnya terlindungi, berada dalam tekanan banyak pemain tuan rumah yang sengaja menutup gerak sang penjaga gawang dan tidak bisa bergerak bebas untuk menangkap bola yang mengarah ke gawangnya.

Pada akhirnya, gol penyeimbang Merino disahkan wasit, tapi tayangan ulang pertandingan itu memicu perdebatan mengenai sejauh mana kiper tidak boleh diganggu dengan kontak fisik saat situasi bola mati.

Lima Tim Premier League Pencetak Gol Set-Piece Terbanyak

  • Arsenal : 16
  • Chelsea : 16
  • Leeds United : 15
  • Newcastle United : 15
  • Bournemouth : 14

Bahkan antan wasit Premier League, Mark Clattenburg, sampai bersuara dengan mangatakan bahwa kejadian tersebut tidak bisa dibiarkan berulang.

Dia berpandangan bahwa otoritas wasit Premier League atau PGMOL perlu mengambil langkah tegas untuk mencegah praktik serupa terus dimanfaatkan tim-tim penyerang.

Clattenburg menekankan bahwa pemberian pelanggaran terhadap pemain yang menghalangi pergerakan kiper harus lebih sering dilakukan. Menurutnya, pendekatan ini akan memaksa tim menyerang menyesuaikan strategi mereka.

Clattenburg menambahkan bahwa taktik haram sepak pojok dengan mengerumuni kiper itu makin lama semakin banyak tim yang melakukan semenjak mereka mempekerjakan pelatih bola mati.

Menurutnyaa, pengetatan aturan justru akan menyelaraskan Premier League dengan kompetisi Eropa. Dia menilai di ajang seperti Liga Champions, wasit cenderung lebih cepat meniup peluit dalam situasi serupa.

Sementara itu, mantan pemain Everton John O’Kane punya pendapat berbeda, menilai bahwa tim bertahan harusnya menyiasati kondisi itu dengan lebih cerdas, misalnya meninggalkan beberapa pemain di garis tengah yang akan mengurangi tekanan pada kiper.

Tapi dia mengakui bahwa taktik mengerumuni kiper dalam situasi sepak pojok adalah taktik yang disengaja dengan Arsenal memanfaatkan celah dari aturan untuk mendapatkan keuntungan bola mati.

Opini Gilabola

Kontroversi taktik sepak pojok Arsenal ini lama-lama berpotensi mendorong perubahan pendekatan wasit di Premier League dan PMOL perlu bertindak cepat untuk memastikan kejelasan dan konsistensi hukum untuk area steril kiper dalam situasi bola mati.

Biar nggak ketinggalan update transfer dan skor bola terbaru, yuk follow Gilabola.com di Google News di sini!