Tanda-Tanda Arsenal Sudah Lepas dari Kutukan Lama Setelah Menang di Kandang The Cherries

Gilabola.comArsenal sekali lagi menunjukkan kekuatan mentalitas juara mereka saat berhasil bangkit dari ketertinggalan cepat untuk akhirnya mengalahkan Bournemouth dengan skor 2-3 di Vitality Stadium.

Kesalahan umpan Gabriel Magalhaes di awal pertandingan membuat Evanilson dengan mudah membuka skor bagi tuan rumah, saat David Raya juga sudah keluar dari posisinya.

Namun kebobolan gol cepat tidak dengan mudah menggoyahkan mental para pemain Arsenal. Bek Brasil itu hanya butuh waktu enam menit untuk membalas kesalahannya dan menyamakan skor menjadi 1-1.

Bahkan pasukan Mikel Arteta bisa berbalik unggul 1-3 melalui dua gol Declan Rice di babak kedua, dan meski Bournemouth sempat memperkecil skor di menit ke-71, The Gunners tetap mampu mempertahanken keunggulan mereka menjadi kemenangan.

Mentalitas Baru Arsenal

Dulu, momen seperti ini sering membuat Arsenal panik dan kehilangan arah permainan mereka. Namun ceritanya kali ini berbeda. Skuad Mikel Arteta tetap tenang, menata ulang tempo, dan perlahan kembali menguasai lapangan.

Arteta juga mengakui bahwa para pemain asuhannya kini memiliki ketenangan yang lebih baik, sembari memuji kebangkitan Gabriel dan perkembangan Declan Rice yang berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik dunia.

Martin Odegaard yang sempat absen karena cedera juga kini terlihat begitu menikmati perannya sebagai pengatur permainan tim. Dia tidak tergesa-gesa, memilih umpan dengan tepat, dan membantu Arsenal tetap tenang meski dalam keadaan tertinggal.

Arsenal tampaknya sudah banyak belajar dari kegagalan-kegagalan mereka di musim-musim sebelumnya. Dulu mereka mudah panik dan permainan mereka jadi berantakan saat tertinggal, tapi kini situasinya sudah berubah.

Kali ini para pemain The Gunners tidak mudah terpancing emosi, lebih mampu mengontrol tekanan, menghadapi situasi dengan kepala dingin, dan sabar dalam mencari celah untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan.

Meski, masih ada beberapa pekerjaan rumah bagi Mikel Arteta, misalnya Kai Havertz yang masih butuh waktu untuk memulihkan kebugarannya dan menemukan kembali sentuhannya usai absen lama.

Secara keseluruhan, kemenangan atas Bournemouth menunjukkan sekali lagi bahwa Arsenal semakin matang, tidak mudah panik, tidak gegabah, dan sabar dalam membuka pertahanan lawan untuk mencetak gol balasan.

Pendapat Kami

Istilah ‘now or never’ mungkin sangat tepat untuk disematkan ke skuad Arsenal musim ini. Dengan kualitas dan kedalaman skuad yang sangat kompetitif, serta kinerja dan mentalitas yang biasa, musim ini seharusnya menjadi kesempatan terbaik bagi mereka untuk memenangkan gelar Premier League pertama mereka sejak 2003!

ARTIKEL LAINNYA: