Tangan Emas Conte, Balikkan Ketertinggalan Satu Gol Spurs Jadi Menang 2-1 Atas Leeds

Tangan emas Antonio Conte jelas terlihat saat Tottenham Hotspur menang 2-1 atas Leeds United pada Senin dinihari (22/11) dengan data pertandingan memperlihatkan perbaikan serangan Harry Kane dan kawan-kawan pada babak kedua laga pekan k-12 tersebut.

Spurs dikejutkan dengan gol Daniel James pada akhir babak pertama saat pemain asal Wales itu menjulurkan kakinya di depan gawang Hugo Lloris guna membelokkan crossing dari Jack Harrison.

Pasukan Conte selama babak pertama laga lawan Leeds itu menjalani penyakit lamanya, gagal membahayakan gawang lawan. Menurut catatan dari Opta, tim London putih itu sudah melewati enam babak 45 menit tanpa mampu melepaskan serangan tepat sasaran ke gawang lawan. Demikian pun selama babak pertama nihil shot on target meski memiliki dua pecobaan gol, berbanding dua serangan tepat sasaran dari anak-anak Marcelo Bielsa yang mencatatkan enam percobaan serangan selama babak pertama.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Entah kemarahan apa yang dilampiaskan oleh Conte di kamar ganti selama turun minum, tapi catatan tuan rumah kemudian membaik selama paruh kedua, masih kalah dalam hal dominasi bola (46%), tapi melepaskan 11 kali percobaan gol dan empat serangan tepat sasaran ke gawang Illan Meslier, penjaga gawang 21 tahun asal Perancis. Dua di antaranya menjadi gol dari Pierre-Emile Hojbjerg dan satu lainnya dari Sergio Reguilon.

Anda bisa melihat adegan jelang gol mantan pemain Real Madrid tersebut pada menit 68 pada foto di atas. Eric Dier bersiap di depan bola, sedikit di luar kotak penalti Leeds. Sepakannya membentur kepala salah satu pemain the Whites dan si bundar berbelok menghantam tiang kiri gawang Meslier, sebelum Reguilon bergerak cepat menyambar bola liar itu menjadi gol kedua Spurs.

Conte akan sangat senang dengan kemenangan tipis ini karena merupakan hasil tanpa kekalahan keduanya sejak imbang 0-0 di kandang Everton pada 7 November lalu. Namun masih banyak pekerjaan rumah sang pelatih Italia, terutama menaikkan produktifitas lini depan Tottenham yang hanya mencetak 11 gol sejauh ini dari 12 pertandingan Liga Inggris, kebobolan 17 gol.

Dalam hal ini Jose Mourinho akan tertawa mengingat pada musim 2020/21 ia berhasil mengeluarkan bakat terbaik dari Harry Kane, Son Heung-min dan rekan-rekannya guna mencetak 24 gol, sementara kemasukan 10 gol, dan menduduki posisi pertama klasemen setelah 12 pekan.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO