Terjadi Kesalahan Teknologi Pada Laga Aston Villa vs Sheffield United

Terjadi Kesalahan Teknologi Pada Laga Aston Villa vs Sheffield United

Gilabola.com – Pertandingan pertama Liga Inggris setelah absen tiga bulan, Aston Villa vs Sheffield United diwarnai skandal kegagalan teknologi dalam mengenali bola sudah melewati garis gawang pada menit 42.

Mantan wasit Premier League dan mantan kepala Wasit Laga-laga Profesional (PGMOL) Keith Hackett mengecam insiden yang terjadi dalam pertandingan antara Aston Villa dan Sheffield United pada hari Kamis (18/6) .

Gol dari tim tamu Sheffield United tidak disahkan karena kegagalan teknologi garis gawang itu mengenali bola sudah melewati garis gawang dalam sebuah tendangan bebas menit 42, dengan wasit Michael Oliver tidak pernah menerima sinyal pemberitahuan apa pun ke jam tangannya.

Hackett percaya bahwa wasit perlu lebih sering menggunakan monitor sisi lapangan (VAR) dan bahwa sebuah rencana baru perlu dibahas setelah kesalahan besar ini.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Saya adalah mantan kepala PGMOL yang berdiri di konferensi musim panas Liga Inggris dan ketika ditanya inovasi baru apa yang akan saya perkenalkan untuk membantu wasit. Saya mengatakan tanpa ragu-ragu: Teknologi Garis Gawang,” kata Hackett kepada CaughtOffside.

“Enam tahun kemudian bekerja sama dengan Hawk-Eye [sebagai penyedia teknologi garis gawang] dan setelah meyakinkan pembuat undang-undang International Football Association Board (IFAB) – badan kepengurusan yang menentukan aturan permainan sepak bola, teknologi garis gawang diperkenalkan.”

“Dalam pertandingan Aston Villa vs Sheffield United kami menyaksikan kegagalan sistem. Tujuh kamera kecepatan tinggi yang mengelilingi gawang dari berbagai sudut menangkap lingkar luar bola, dengan sinyal dikirimkan ke program perangkat lunak. Ini menghitung kecepatan dan jarak bola dan jika berfungsi maka mengirim sinyal langsung ke jam tangan di pergelangan tangan wasit.”

“Wasit Oliver melihat jam tangannya dan tidak menerima sinyal [dari teknologi garis gawang]. Dia kemudian mungkin mengharapkan VAR untuk campur tangan dan menyarankan review.”

“Sayangnya teknologi gagal HawkEye mengklaim bahwa pandangan kamera terhalang oleh kiper yang melindungi bola dan tiang gawang juga menghalangi.”

“PGMOL hanya memperbolehkan wasit menggunakan monitor sisi lapangan satu kali saja sampai saat ini. Ini adalah kesempatan yang seharusnya diambil. Premier League dan PGMOL harus duduk bersama HawkEye dan meninjau kesalahan besar ini yang berdampak pada hasil pertandingan,” pungkasnya.