Setelah Liverpool memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot menyusul musim yang diwarnai jumlah kekalahan terbanyak klub di milenium ini, Andoni Iraola kini disebut tinggal selangkah lagi menjadi pelatih baru The Reds.
Pelatih asal Spanyol itu datang dengan reputasi yang cukup menjanjikan. Selama menangani Bournemouth pada periode 2023 hingga 2026, Iraola sukses membawa klub tersebut finis di posisi keenam Liga Inggris musim lalu.
Namun ada satu hal yang cukup menarik perhatian dari proses kepindahannya ke Liverpool.
Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano, Iraola akan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Durasi itu terbilang singkat jika dibandingkan tren kontrak pelatih di Liga Inggris yang biasanya berlangsung jauh lebih lama.
Filosofi yang Sudah Lama Dipegang
Ternyata keputusan tersebut bukan hal baru bagi Iraola.
Dalam wawancara dengan BBC Radio Solent pada Oktober tahun lalu, ia mengungkapkan bahwa kontrak pendek merupakan bagian dari cara pandangnya sebagai pelatih.
“Saya rasa Bournemouth adalah satu-satunya klub tempat saya menandatangani kontrak dua tahun. Dalam kasus pelatih, kontrak tidak sepenting seperti pada pemain,” kata Iraola.
Baginya, keberadaan kontrak bukan alasan utama untuk bertahan di sebuah klub.
“Saya tidak ingin terus berada di sebuah klub hanya karena saya masih memiliki kontrak. Saya ingin bertahan karena kedua pihak sama-sama bahagia dan ingin melanjutkan kerja sama.”
Terinspirasi Marcelo Bielsa
Iraola juga mengakui bahwa salah satu sosok yang memengaruhi cara berpikirnya adalah Marcelo Bielsa.
Pelatih legendaris asal Argentina itu memang dikenal lebih menyukai kontrak jangka pendek sepanjang karier kepelatihannya.
Selain pengaruh Bielsa, Iraola menilai pandangan tersebut juga berkaitan dengan latar belakang budaya sepak bola Spanyol yang ia miliki.
Saat pewawancara menyinggung bahwa kontrak jangka panjang sangat umum terjadi di Inggris, Iraola tetap pada pendiriannya.
“Menandatangani kontrak hanya untuk mendapatkan jaminan bahwa jika mereka memecat Anda maka Anda akan menerima uang, saya tidak akan merasa benar-benar senang dengan hal itu,” ujarnya.
Kepercayaan Harus Diperbarui Setiap Musim
Menurut Iraola, seorang pelatih harus terus membuktikan dirinya dari musim ke musim.
Ia menilai hubungan antara klub dan pelatih seharusnya dibangun berdasarkan kepercayaan yang terus diperbarui, bukan sekadar dokumen kontrak.
“Anda harus mendapatkan hak itu setiap musim.”
“Kadang meski hasilnya tidak terbaik, klub sangat senang dengan pekerjaan Anda. Kadang juga terjadi sebaliknya.”
“Setiap tahun harus menjadi pembaruan kepercayaan dari kedua pihak. Tidak masalah bagaimana situasi kontraknya.”
Selain itu, Iraola juga dikabarkan akan membawa sejumlah anggota staf kepelatihannya dari Bournemouth ke Anfield untuk melanjutkan kerja sama yang sudah terbangun selama mereka bekerja bersama di Liga Inggris.
Pendapat Kami
Keputusan Iraola memilih kontrak pendek menunjukkan kepercayaan dirinya terhadap kualitas pekerjaan yang ia lakukan, bukan pada perlindungan dari durasi kontrak yang panjang.
Di tengah tren sepak bola modern yang sarat klausul dan jaminan finansial, pendekatan seperti ini terbilang cukup jarang ditemukan. Jika berhasil di Liverpool, filosofi tersebut bisa menjadi salah satu faktor yang memperkuat hubungan antara pelatih dan klub.

