Ternyata Sikap Keras Kepala Ini Penyebab Ole Gunnar Solskjaer Dipecat Man Utd

Ternyata pemecatan Ole Gunnar Solskjaer oleh Manchester United dikarenakan sikap keras kepala oleh taktisi Norwegia itu sendiri, saat dia punya kesempatan untuk melakukan perubahan demi bisa menyelamatkan pekerjaannya di Old Trafford tapi enggan melakukannya.

Menurut laporan ESPN, Ole Gunnar Solskjaer menolak kesempatan untuk melakukan perubahan pada jajaran staf pelatihnya di Manchester United, meskipun ada kekhawatiran di antara beberapa pemain bahwa metode pelatihan dan tuntutan taktis terlalu satu dimensi dan kurang imajinasi serta ide-ide baru.

Pihak The Red Devils telah mengkonfirmasi pada hari Minggu bahwa bos Norwegia itu dipecat dari jabatannya sebagai manajer usai kekalahan 4-1 yang memalukan dari Watford selama akhir pekan di Premier League, membuat mereka terpaut enam poin dari zona Liga Champions dan 12 poin dari puncak klasemen Chelsea.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sebenarnya Ole Gunnar Solskjaer bisa saja menyelamatkan pekerjaannya di Old Trafford jika dia tidak keras kepala. Setelah kekalahan 0-5 dari Liverpool di kandang, para pemain sudah mulai kehilangan kepercayaan pada manajer mereka dan jajaran pelatihnya.

Laporan menyebutkan bahwa beberapa pemain kunci menjadi jengkel dengan ketidakmampuan taktisi Norwegia dan jajaran pelatihnya untuk membuat tim menjadi lebih baik, menganggap pelatihan mereka “terlalu Inggris” dan tidak sesuai dengan karakter sepak bola modern.

Memang jajaran staf pelatih Ole Gunnar Solskjaer sangat monoton karena terdiri dari para mantan pemain Manchester United seperti Michael Carrick dan Mike Phelan, serta pemain Irlandia Utara Kieran McKenna.

Dewan Manchester United telah menyadari kekhawatiran atas kualitas tim pelatih dan siap memberi dukungan pada Ole Gunnar Solskjaer untuk mengubah jajaran staf pelatihnya agar lebih kreatif dan imajinatif dalam pelatihan dan taktik untuk tuntutan sepak bola modern.

Sayangnya bahwa wakil ketua eksekutif Ed Woodward diberitahu, bagaimanapun, bahwa taktisi Norwegia percaya bahwa jajaran staf pelatihnya merupakan kelas dunia, memaksa klub untuk mendukung penilaian sang manajer. Hasilnya? Kini United sudah kalah di lima dalam tujuh pertandingan terakhir di Premier League, membuat sang bos harus kehilangan pekerjaannya.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO