Terungkap, Ini Rahasia Kebangkitan Chelsea Bungkam Spurs di Babak Kedua Tadi Malam

Gilabola.com – Derby London berlangsung membosankan dengan tanpa gol di babak pertama, tapi Chelsea kemudian bangkit dengan tiga gol di babak kedua ke gawang Spurs, dan kini kapten Cesar Azpilicueta membocorkan rahasia titik balik performa timnya tersebut.

Skipper Chelsea Cesar Azpilicueta mengakui bahwa kemarahan sang manajer Thomas Tuchel semasa jeda babak pertama menginspirasi mereka untuk bangkit dengan tiga gol beruntun di paruh kedua dan mengalahkan Tottenham Hotspur.

Kendati masing-masing tim memiliki enam peluang sepanjang babak pertama, namun tidak ada satu pun gol yang tercipta saat tembakan Son Heung-Min di menit ke-33 menjadi satu-satunya tembakan on target sebelum jeda. The Blues juga hanya memiliki 48 persen penguasaan bola.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tapi juara Eropa menampilkan performa yang berbeda di babak kedua, hanya menderita dua tembakan tambahan sementara mereka membombardir pertahanan tuan rumah dengan 14 tembakan tambahan, serta berbalik menguasai permainan dengan 53 penguasaan bola.

Hasilnya, Chelsea meraih kemenangan nyaman dengan skor 0-3 atas Tottenham Hotspur berkat tandukan Thiago Silva menit ke-49 dari sepak pojok Marcos Alonso, tembakan luar kotak penalti N’golo Kante menit ke-57, dan sontekan Antonio Rudiger dari dalam kotak di masa injury time.

Kini kapten The Blues Cesar Azpilicueta mengakui bahwa kemarahan Thomas Tuchel menginspirasi kebangkitan performa timnya di babak kedua, mengatakan kepada Sky Sports, “Manajer tidak senang, kami juga tidak senang dengan penampilan kami. Meskipun kami bisa tiba di sekitar kotak penalti lawan, kami tidak dapat melancarkan tembakan tepat sasaran, mereka menciptakan beberapa peluang di mana kami bisa kebobolan.”

“Bahkan dalam duel kami tidak sebaik biasanya. Kami terkadang terlalu terbuka dan itu adalah sesuatu yang harus kami atasi. Bermain seperti ini, kami tidak bisa berharap untuk memenangkan pertandingan. Hal terbaik yang bisa kami lakukan adalah untuk mengakhiri babak pertama dengan skor 0-0. Reaksi kami bagus, semua pemain cukup rendah hati untuk menerima ini dan bermain lagi dan memberikan penampilan yang kuat di babak kedua.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO