The Blues Buang Keunggulan Dua Gol, Leeds United Curi Satu Poin di Stamford Bridge

Chelsea harus puas berbagi poin dengan Leeds United setelah laga di Stamford Bridge berakhir imbang 2-2. Sempat unggul dua gol dan tampil dominan, tim tuan rumah kehilangan kendali di babak kedua sehingga Leeds mampu bangkit dan menggagalkan upaya Chelsea meraih kemenangan kelima beruntun di Liga Inggris.

Hasil ini terasa mengecewakan bagi Chelsea, terutama karena mereka memulai pertandingan dengan performa yang meyakinkan di bawah arahan pelatih baru, Liam Rosenior. Hingga pertengahan babak kedua, laga tampak berjalan sesuai rencana tuan rumah.

Chelsea Unggul Mudah di Babak Pertama

Chelsea membuka keunggulan lewat João Pedro yang mencetak gol dengan penyelesaian rapi. Gol tersebut menegaskan kepercayaan diri tuan rumah yang terlihat semakin nyaman menguasai bola sejak pergantian pelatih.

Keunggulan Chelsea bertambah setelah Cole Palmer sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti. Gol kedua itu membuat Chelsea terlihat melaju tanpa hambatan, sementara Leeds kesulitan mengembangkan permainan dan nyaris tidak memberi ancaman berarti.

Dengan keunggulan dua gol, Chelsea tampak berada di jalur yang tepat untuk melanjutkan tren positif mereka di liga.

Titik Balik dan Kebangkitan Leeds

Situasi berubah setelah Leeds mendapat penalti menyusul pelanggaran terhadap Jayden Bogle. Lukas Nmecha maju sebagai algojo dan menaklukkan kiper Chelsea untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Gol tersebut memberi suntikan semangat bagi tim tamu. Tekanan Leeds meningkat, sementara Chelsea justru mulai kehilangan ketenangan. Kesalahan dalam bertahan kembali merugikan tuan rumah ketika Jayden Bogle leluasa menciptakan situasi berbahaya di kotak penalti.

Noah Okafor memanfaatkan kekacauan tersebut untuk mencetak gol penyeimbang. Gol ini menjadi simbol kembalinya masalah lama Chelsea, yakni kurangnya konsistensi dan fokus di lini belakang.

Dampak bagi Chelsea dan Leeds

Bagi Chelsea, hasil imbang ini menjadi peringatan serius. Meski menunjukkan perkembangan dalam penguasaan bola dan permainan menyerang di era Rosenior, kegagalan menjaga keunggulan dua gol menyoroti pekerjaan rumah besar yang masih harus dibenahi.

Sementara itu, Leeds layak mendapat pujian atas semangat juang mereka. Bangkit dari ketertinggalan dua gol di kandang lawan menunjukkan mentalitas kuat dan memberi mereka satu poin berharga dari laga yang sempat terlihat hampir pasti berakhir dengan kekalahan.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!