Gilabola.com – Everton kembali meraih satu poin penting dalam perjuangan mereka bertahan di Premier League setelah menahan imbang Arsenal 1-1 di Goodison Park.
Gol penalti Iliman Ndiaye di awal babak kedua membuat The Toffees pulang dengan satu poin dalam pertandingan yang secara keseluruhan berlangsung cukup datar.
Namun David Moyes tentu puas dengan hasil ini, karena timnya berhasil membuat frustasi tim terbaik kedua musim ini dan terus menunjukkan tanda-tanda kebangkitan sejak ia kembali ke kursi pelatih.
Arsenal tampil dengan banyak rotasi dalam pertandingan Sabtu malam tersebut, dan hasil imbang ini seolah mengubur harapan mereka meraih gelar juara Premier League musim ini.
Pelatih Mikel Arteta menyimpan beberapa pemain kunci seperti Bukayo Saka dan Martin Odegaard di bangku cadangan, mengingat mereka akan menghadapi Real Madrid di Liga Champions pada hari Selasa mendatang.
Babak pertama berlangsung membosankan dengan sangat minim peluang mencetak gol. Momen paling mencolok baru terjadi di menit ke-34 saat Arsenal membuka keunggulan.
Kesalahan dari Idrissa Gana Gueye yang menyundul bola ke arah yang salah dimanfaatkan Raheem Sterling, yang kemudian menggiring bola ke depan sebelum memberikan umpan kepada Leandro Trossard. Trossard dengan tenang menempatkan bola ke sudut bawah gawang.
Trossard sempat nyaris menggandakan keunggulan jelang jeda, tetapi peluangnya digagalkan oleh kombinasi antara kapten Everton James Tarkowski dan kiper Jordan Pickford.
Namun hanya kurang dari satu menit setelah babak kedua dimulai, Everton mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Jack Harrison dianggap dijatuhkan di kotak penalti oleh pemain muda Arsenal, Miles Lewis-Skelly, dan wasit Darren England langsung menunjuk titik putih. Ndiaye yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh kiper David Raya.
Tak lama berselang, Everton hampir membalikkan keadaan lewat tendangan Abdoulaye Doucouré setelah sebuah serangan cepat, namun kali ini Raya berhasil menepisnya.
Arsenal sebenarnya lebih dominan di sisa waktu pertandingan, tetapi mereka gagal menciptakan banyak peluang bersih. Kesempatan terbaik datang melalui Gabriel Martinelli yang masuk sebagai pemain pengganti, namun tendangannya bisa dimentahkan dengan gemilang oleh Pickford.