Thiago Silva Pencetak Gol Tertua Chelsea, Mason Mount Paling Produktif Era Thomas Tuchel

Bek kawakan Brasil Thiago Silva langsung mencatatkan namanya di buku sejarah usai membuka skor bagi Chelsea selama pertemuan derby London melawan West Ham United pada Sabtu (4/12) malam WIB.

Berawal dari sepak pojok Mason Mount, mantan palang pintu Paris Saint-Germain itu kemudian memenangi duel bola udara, melakukan tandukan yang membentur tanah untuk gagal dihentikan Łukasz Fabiański dan menghasilkan gol pembuka bagi Chelsea.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Berkat golnya itu, Thiago Silva (37 tahun 73 hari) sekarang resmi menjadi pencetak gol tertua Chelsea dalam sejarah di Premier League, melebihi legenda klub Didier Drogba
vs Leicester City pada 2015 (37 tahun 49 hari).

West Ham United sempat menyamakan kedudukan lima menit sebelum babak pertama berakhir ketika kesalahan Edouard Mendy yang terlalu arogan dalam menguasai bola membuatnya malah akhirnya harus menjegal Jarrod Bowen yang berusaha merebut bola.

Manuel Lanzini kemudian maju sebagai eksekutor dan gelandang Argentina itu langsung menorehkan rekor. 48 persen dari 23 gol Manuel Lanzini di Premier League kini telah dicetak dalam derby London, rasio tertinggi oleh pemain mana pun dengan 20+ gol dalam sejarah kompetisi (11 dari 23 gol).

Beruntung bahwa kesalahan Edouard Mendy kemudian terbalas oleh aksi Mason Mount yang melakukan tembakan menakjubkan dari dalam kotak penalti usai menerima umpan Hakim Ziyech, membawa The Blues menutup babak pertama dengan keunggulan 1-2 di Stdion London.

Berkat gol itu, Mason Mount berarti sekarang telah terlibat langsung dalam lebih banyak gol di semua kompetisi di bawah asuhan Thomas Tuchel daripada pemain Chelsea lainnya (18 – 11 gol, 7 assist). Lucunya, dulu dia sempat dipandang sebagai anak emas Frank Lampard, tapi dia membuktikan bahwa dia memang layak mendapatkan apa yang dia dapatkan sampai saat ini.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO