Thomas Tuchel Didesak Pertahankan Billy Gilmour, Tantang Jorginho di Starting XI Chelsea

Gilabola.com – Billy Gilmour banyak disebut akan dilepas Chelsea dengan status pinjaman agar pemain berusia 20 tahun itu mendapatkan banyak waktu bermain reguler di tim lain, tapi Graeme Souness menentang kebijakan juara Liga Champions tersebut.

Graeme Souness mendesak Chelsea untuk mempertahankan Billy Gilmour musim panas ini agar dia dapat menantang Jorginho untuk mendapatkan tempat di lini tengah tim asuhan Thomas Tuchel.

Mantan pemain tim muda Rangers itu tampil mengesankan saat membantu Skotlandia menahan imbang Inggris tanpa gol di Kejuaraan Eropa musim panas ini, sayang dia kemudian harus absen di laga terakhir fase grup negaranya karena infeksi covid-19.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Penampilannya di Euro 2020 itu mengingatkan kembali tentang potensi besarnya sebagai pemain, saat dia di musim 2020/2021 ini kurang mendapatkan banyak kesempatan bermain baik di era Frank Lampard maupun Thomas Tuchel.

Di musim ini, Billy Gilmour hanya bermain lima kali di Premier League, tiga saja sebagai starter yang semua didapatkan di era Thomas Tuchel. Sisanya dia bermain empat kali di Piala FA, satu kali di Piala Liga, dan dua kali di Liga Champions.

Kurangnya kesempatan bermain di Stamford Bridge membuat pemain berusia 20 tahun itu sekarang hampir bergabung dengan Norwich City dengan status pinjaman untuk musim 2021/2022 mendatang untuk mendapatkan waktu bermain reguler.

Namun Graeme Souness merasa bahwa Billy Gilmour harus tetap di Chelsea untuk meningkatkan perkembangannya serta menantang Jorginho untuk mendapatkan satu tempat di starting XI tim besutan Thomas Tuchel.

“Saya pribadi akan mempertahankan dia di Chelsea. Saya pikir Jorginho harus mulai mengkhawatirkannya secara serius,” kata Graeme Souness. “Dia akan menantang Jorginho lebih dari siapa pun. Saya melihat kasus yang sama dengan Phil Foden di Manchester City dan Pep Guardiola tidak membiarkannya dipinjamkan.”

“Saya melihat kembali karir saya sendiri dan berpikir bagaimana saya bisa meningkat sebagai pemain. Saat saya berusia 23 tahun, saya pergi ke Liverpool, bisa dibilang tim terbaik di dunia, tentu saja tim terbaik di Eropa, dan saya bermain dengan pemain luar biasa dalam latihan setiap hari dan itu membuat saya belajar lebih cepat dalam sepak bola saya.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO