Thomas Tuchel Dituntut Segera Menangi Trofi, Atau Siap-Siap Bernasib Bak Frank Lampard

Gilabola.com – Pemilik Chelsea Roman Abramovich dikenal dengan ketidaksabarannya pada tim manajerial klubnya dan Thomas Tuchel kini diperingatkan oleh mantan The Blues bahwa dia bisa bernasib sama dengan para pendahulunya jika tidak segera memenangkan trofi.

Mantan bek kiri Chelsea Wayne Bridge memperingatkan Thomas Tuchel untuk mulai memenangkan gelar di Stamford Bridge atau dia akan menghadapi pemecatan seperti yang dialami pendahulunya, Frank Lampard.

Manajer Inggris dan legenda klub Frank Lampard dipecat pada Januari awal tahun 2021 ini setelah 18 bulan bertugas tanpa gelar dan digantikan oleh pelatih kepala Jerman itu, yang juga sebelumnya baru saja kehilangan pekerjaannya di Paris Saint-Germain.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Thomas Tuchel telah memiliki awal yang baik di London Barat, memenangi 2,07 poin per pertandingan dalam 29 laga yang telah dilewatinya, serta memimpin The Blues untuk finish di empat besar klasemen Premier League dan menyegel tiket ke Liga Champions musim depan.

Dia sempat selangkah lagi untuk mengangkat trofi pertamanya bersama Chelsea, sayang kemudian dikalahkan Leicester City dengan skor 1-0 di final Piala FA. Beruntung kini juru taktik Jerman itu punya satu lagi kesempatan untuk mempersembahkan trofi pertamanya bagi The Blues karena timnya akan tampil di final Liga Champions kontra Manchester City.

Channel Gilabola di Youtube

Wayne Brigde, yang tahu betul tentang tekanan dan tuntutan gelar di Stamford Bridge, kini memperingatkan bahwa Thomas Tuchel harus mulai memenangkan gelar bagi Chelsea atau mendapatkan pemecatan dari Roman Abramovich seperti yang dialami Frank lampard.

Dia mengatakan kepada Bettingexpert.com, “Jika dia bertahan, dia harus mulai memenangkan trofi, tetapi saya tidak berpikir ada banyak tekanan dalam hal apa yang telah dia capai sejauh ini dalam hal di mana Chelsea berada. Selalu ada tekanan dalam pertandingan besar, Anda tidak ingin kalah dan Tuchel akan menekan dirinya sendiri untuk menang.”

AHABET
AHABET