Thomas Tuchel Tuduh Liga Premier Hancurkan Musim Gemilang Chelsea

Thomas Tuchel tuduh Liga Premier telah HANCURKAN musim Chelsea di tengah kekacauan akibat pandemi, menyusul cedera yang kembali dialami N’Golo Kante dan Thiago Silva.

Gilabola.com –  Pelatih asal Jerman itu lancarkan kritik pedas usai Chelsea menang 1-3 di Aston Villa, karena Liga Premier dianggapnya telah memaksa klub-klub untuk tetap bertanding di saat wabah kembali meningkat.

Kemenangan 1-3 di kandang lawan pada Senin (27/12) dini hari tersebut, harus dibayar dengan cedera hamstring yang dialami Thiago dan Kante, yang lagi-lagi harus menepi akibat cedera lutut.

“Mereka membuat kami alami cedera baru, dan itu tidak berhenti. Di sini kami bertanding melawan sebuah tim yang tidak jalani tugas internasional. Pada tahap tertentu, itu akan mengejar kami. Orang-orang di meja hijau, di kantor, yang membuat keputusan ini,” tandas Thomas Tuchel yang murka karena timnya alami cedera ganda.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

“Kami mainkan dua pertandingan lagi di ajang perebutan piala, melawan tim yang beberapa pertandingannya telah ditunda. Ini mungkin bukan cara yang benar,” tegas Tuchel, seperti dilansir The Sun.

Di samping lampiaskan amarahnya karena timnya dipaksa bermain, Tuchel juga mendukung kembalinya aturan lima pemain pengganti di Liga Premier. “Tidak ada cukup perubahan, tiga (pengganti) jadi kerugian besar. (Aturan) lima pemain pengganti dibuat karena situasi pandemi ini,” tambahnya.

“Apakah itu akan berubah? Nol peluang. Semua liga yang lain berlakukan lima kali pergantian pemain. Lalu, kami harus bertemu mereka di Liga Champions,” ujar Thomas Tuchel yang pernah sukses bersama Borussia Dortmund dan PSG itu.

“Sedikit bikin frustrasi. Eropa punya jeda musim dingin, tapi kami tetap bermain di periode itu dan meletakkan semua beban di pundak para pemain. Mereka sudah membuat kita semua bermain sepanjang waktu,” tandasnya.

“Kami melepas Callum Hudson-Odoi bermain selama 90 menit karena kami perlu mengganti pemain lain. Ini tidak adik, kami hanya menutup lubang di mana kami bisa mengisinya,” tegas Tuchel.

Skuad Thomas Tuchel yang semula sempat berada di posisi teratas klasemen sementara Liga Premier, saat ini harus merosot ke peringkat tiga setelah beberapa hasil yang kurang memuaskan belakangan ini. Posisi puncak klasemen kembali direbut Manchester City dengan 47 poin, diikuti Liverpool di posisi kedua dengan koleksi 41 poin – jumlah sama yang juga dikantongi Chelsea.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO