Thomas Tuchel Yakin Chelsea Punya Mental Baja Untuk Bangkit dari Kekalahan Piala FA

Gilabola.com – Chelsea menderita dua kekalahan beruntun yang krusial dalam dua laga terakhir mereka, salah satunya kekalahan di final Piala FA kontra Leicester City yang menghilangkan harapan gelar pertama mereka di bawah asuhan Thomas Tuchel.

Tapi manajer Thomas Tuchel menegaskan bahwa Chelsea cukup kuat untuk bisa bangkit dari kekecewaan mereka di final Piala FA untuk melanjutkan perjuangan mereka di Premier League sementara juga akan mempersiapkan diri jelang final Liga Champions akhir bulan ini.

Harapan trofi pertama The Blues bersama manajer Jerman mereka harus dikandaskan oleh gol tunggal Youri Tielemans dari upaya jarak jauh yang menaklukkan Kepa Arrizabalaga dan memberi Leicester City trofi Piala FA pertama dalam sejarah mereka.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Chelsea sekarang telah kalah dalam tiga dari empat final Piala FA terakhir mereka dalam kurun waktu lima tahun, dan kalah beruntun usai di tahun lalu juga menderita kekalahan dari rival sekota Arsenal lewat brace Pierre-Emerick Aubameyang.

Tapi masih ada banyak hal yang bisa diperjuangkan raksasa London Barat di sisa musim ini dengan mereka masih harus memperjuangkan harapan empat besar Premier League mereka sembari juga masih punya laga final Liga Champions melawan Manchester City.

Channel Gilabola di Youtube

Kini Chelsea akan berusaha membalas dendam pada Leicester City ketika mereka bertanding kembali pada Rabu (19/5) dini hari WIB, di mana kemenangan untuk The Blues akan menempatkan mereka di atas The Foxes di tempat ketiga.

Thomas Tuchel berkata, “Nasib kami ada di tangan kami. Kami cukup kuat untuk mencapai final Piala FA jadi saya cukup yakin kami cukup kuat untuk menangani situasi sulit kami saat ini. Itulah tantangannya. Apakah itu mudah? Tidak. Tapi itu menyenangkan.”

“Kami membutuhkan sedikit keberuntungan untuk membalikkan keadaan, kami tidak pernah berbohong tentang itu. Kami mengatakan itu ketika kami secara konsisten menang dan itu tidak berubah.”

AHABET
AHABET