Tottenham Dikritik Main Membosankan, Begini Pembelaan Asisten Manajer Klub Cristian Stellini

Gilabola.com – Manajer Antonio Conte banyak dikritik soal taktiknya di Tottenham Hotspur yang dianggap pragmatis dan kurang agresif untuk menjadikannya membosankan dan bahkan juga mendapatkan cacian dari fans mereka sendiri selama kekalahan kontra Liverpool.

Asisten manajer Tottenham Hotspur Cristian Stellini membalas kritik tentang gaya bermain klub yang dinilai kurang atratif, menyoroti bagaimana masalah yang sama mempengaruhi semua tim besar karena jadwal sepak bola yang sangat padat, seperti diberitakan via situs resmi klub.

Spurs mendapatkan banyak kritikan dari berbagai pihak karena gaya bermain mereka yang dinilai negatif dan bahkan meeka mendapatkan kecaman dari fans mereka sendiri selama kekalahan 1-2 dari Liverpool di akhir pekan di Premier League, sesuatu yang membuat manajer Antonio Conte kecewa dan bahkan mengancam bisa pergi dari London Utara.

Tottenham Hotspur sebenarnya sempat mengawali musim mereka dengan gemilang di 10 pertandingan awal mereka dan bahkan banyak yang menganggap mereka bisa jadi tim terkuat untuk mengganggu kemapanan Manchester City, tapi Harry Kane dkk telah menurun sekarang dan kalah tiga dari empat pertandingan terakhir mereka di liga domestik.

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Kini jelang pertandingan putaran ketiga Piala Liga, Cristian Stellini dalam konferensi persnya menjelaskan bahwa tidak hanya Spurs, banyak tim top Eropa lainnya, tidak hanya di Inggris, yang kesulitan untuk bermain dengan sepak bola atraktif dan agresif karena padatnya jadwal pertandingan.

Asisten manajer Antonio Conte itu mengatakan bahwa sulit untuk bisa mengelola energi para pemain di tengah jadwal yang sangat padat, terutama tim-tim besar yang harus bermain di sepak bola Eropa. Dia kemudian menyoroti bahwa setiap tim punya karakter dan masalah mereka sendiri dan menolak tuduhan bahwa Spurs sengaha bermain dengan gaya sepak bola negatif mereka.

BANDARTOGEL77
IBOSport

Klasemen Premier League

SebelumnyaPerforma Raheem Sterling Sedang Jeblok di Chelsea, Begini Pembelaan Graham Potter
SelanjutnyaEddie Howe Impikan Bisa Memenangkan Trofi Pertama Newcastle Sejak 1969