Tottenham Hotspur Pasrah Terima Hukuman FA

Tottenham Hotspur Pasrah Terima Hukuman FA

Gilabola.com – Mauricio Pochettino pasrah dengan kemungkinan hukuman FA setelah para pemain Tottenham Hotspur terlibat keributan saat Derby London Utara melawan Arsenal.

Para pemain kedua kesebelasan terlibat baku hantam kala Eric Dier melakukan selebrasi gol penyeimbang di dekat para pemain cadangan The Gunners.

Dier dituduh melakukan gestur tangan menyuruh diam kepada para fans tuan rumah sehingga pertengkaran pun tidak terelakan. Pochettino mencoba meredakan perkelahian itu tapi kedua klub dinyatakan bersalah tidak mampu mengontrol para pemainnya oleh FA.

Bagi Mauricio Pochettino, insiden itu berjalan sangat cepat sehingga ia tidak yakin siapa yang patut disalahkan. Namun pria asal Argentina ini legowo andai FA menjatuhkan sanksi terhadap anak asuhnya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Sangat sulit untuk mengontrol emosi pada saat itu. Bukan perkara mudah [untuk menjaga emosi],” kata Pochettino. “Saya berada jauh dari tempat insiden, saya langsung berlari, datang terlambat dan sulit untuk melihat apa yang terjadi.”

“Saya mencoba menyaksikan [tayangan ulang] di televisi. Saat itu memang sulit mengontrol emosi. Saya pikir masalah ini sedang dalam proses investigasi FA dan kita lihat apa yang terjadi nanti.”

Ditanya apakah Pochettino sudah berbicara dengan Eric Dier tentang sikapnya, Pochettino menjawab: “Dengar, sejujurnya saya tidak berbicara dengan dia sebab ketika Anda melakukan sesuatu dan terlihat jelas apa yang terjadi setelahnya, Anda bisa menanggapi dengan satu atau dua sikap.”

Mauricio Pochettino tak mau terlalu banyak berkomentar lagi

“Jika Anda fans Tottenham, Anda mengambil satu sikap. Jika Anda suporter Arsenal, Anda akan mengambil sikap berbeda. Andai Anda manajer Tottenham atau Arsenal, atau para pemain Arsenal yang sedang melakukan pemanasan, maka Anda akan membela pemain-pemain Anda.”

“Tidak ada gunanya terlalu banyak berbicara saat ini. Sekarang tinggal mau menerima vonis FA atau tidak. Masalah ini sedang dalam proses investigasi. Jika kami melakukan kesalahan, maka akan menerima hukuman [dengan legowo].”