Tottenham Hotspur Potong Gaji Besar-besaran, Levy Dituding Serakah

Tottenham Hotspur Potong Gaji Besar-besaran, Levy Dituding Serakah

Gilabola.com – Tottenham Hotspur melakukan pemotongan gaji besar-besaran, meski Daniel Levy juga kena potongan, namun ia malah dituding serakah.

Tottenham Hotspur 2 hari yang lalu terdiam saat mendengar pengakuan Harry Kane. Kini mereka menghadapi masalah baru setelah klub berjulukan The Lilywhites  itu melakukan pemotongan gaji besar-besaran terhadap 550 karyawan mereka.

Dengan alasan untuk mengurangi beban keuangan klub akibat wabah coronavirus, Spurs lantas memotong gaji 550 karyawan selain pemain. Pemilik klub, Daniel Levy, juga kena sebesar 20 persen untuk gajinya bulan April dan Mei mendatang.

Meski tak luput dari pemotongan gaji, namun Levy tetap menjadi musuh baru publik Premier League. Pemotongan gaji yang ia alami tidak sepadan dengan bonus yang sudah ia dapatkan sejak tahun lalu dari penyelesaian stadion yang tepat waktu dan pemasukan dari subsidi pemerintah.

Tottenham Hotspur dan Daniel Levy dinilai serakah

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

The Sun dan The NZ Herald melaporan 550 staf Spurs telah mendapatkan pemotongan gaji serta dirumahkan sementara waktu, yang akan memungkinkan mereka mengklaim 80 persen dari gaji mereka yang diberikan pemerintah hingga maksimum dapat bulanan 2.500 poundsterling. Klub dan Levy mengambil keuntungan dari subsidi pemerintah saat memotong gaji karyawan mereka dengan terus meraup uang tunai yang seharusnya menjadi hak para karyawan.

Dengan bonus Levy dan pemilik klub Tottenham Joe Lewis padahal sudah memiliki kekayaan bersih lebih dari 8 milyar dolar. Pendapatan mereka yang besar jadi semakin besar dari uang subsidi pemerintah saat mereka memotong gaji karyawannya. Para komentator sepakbola dan suporter lantas beramai-ramai mengecam sikap Levy yang dinilai serakah.

Levy mengaku jika klub hanya mengikuti keputusan klub lain saja untuk mengatasi masalah keuangan mereka. Ia hanya meniru langkah Juventus, Bayern Munchen dan Barcelona dan berjanji nantinya akan meninjau kembali keputusan klub.