Tottenham Kecewa! Pochettino Dikabarkan Lebih Pilih Melatih Los Blancos

Harapan Tottenham Hotspur untuk memulangkan Mauricio Pochettino ke London Utara tampaknya menghadapi rintangan besar. Pelatih asal Argentina itu dikabarkan telah memberikan lampu hijau untuk menangani Real Madrid selepas Piala Dunia, sebuah kabar yang tentu mengusik rencana manajemen Spurs mencari nahkoda permanen baru.

Situasi di Tottenham sendiri sedang tidak stabil. Kekalahan 1-2 dari Newcastle United menjadi titik akhir kesabaran petinggi klub. Tak lama berselang, Thomas Frank resmi diberhentikan. Sebagai solusi jangka pendek, klub menunjuk Igor Tudor—mantan pelatih Juventus—sebagai pelatih interim hingga akhir musim, sembari menunggu keputusan permanen pada bursa musim panas.

Di balik layar, dua nama disebut masuk dalam pertimbangan utama: Mauricio Pochettino, yang kini menangani tim nasional Amerika Serikat, serta Roberto De Zerbi, eks pelatih Brighton yang baru saja berpisah dengan Marseille. Namun peluang Spurs untuk membujuk Pochettino pulang tampaknya menipis.

Laporan dari Spanyol menyebutkan bahwa Pochettino bersedia menerima tawaran Real Madrid dengan sejumlah syarat. Ia diklaim siap menggantikan Alvaro Arbeloa asalkan klub ibu kota Spanyol itu mendatangkan dua bek tengah dan satu gelandang baru. Permintaan tersebut dinilai sejalan dengan rencana Madrid memperkuat beberapa sektor meski secara umum mereka puas dengan komposisi skuad saat ini.

Meski begitu, posisi Pochettino disebut belum sepenuhnya pasti. Ia digambarkan sebagai kandidat “kuda hitam” dalam bursa pelatih Madrid musim depan. Manajemen Los Blancos dikabarkan masih menjalin komunikasi dengan beberapa kandidat lain untuk mengukur minat serta kesiapan masing-masing.

Bagi Tottenham, kabar ini jelas bukan pertanda baik. Pochettino memiliki tempat istimewa di hati para suporter. Dalam lima musim kepemimpinannya, Spurs sempat finis sebagai runner-up Liga Inggris 2016–17 serta menembus final Piala Liga dan Liga Champions. Warisan tersebut membuat namanya selalu muncul setiap kali kursi pelatih kosong.

Untuk saat ini, Pochettino tidak akan menerima tawaran klub mana pun sebelum Piala Dunia rampung. Fokusnya tertuju pada misi membawa tim nasional Amerika Serikat tampil maksimal di turnamen yang digelar di kandang sendiri.

Sementara itu, Igor Tudor menyadari betul tanggung jawab yang kini berada di pundaknya. Dalam pernyataan perdananya, ia menyebut kesempatan ini sebagai kehormatan dan menegaskan tekadnya menghadirkan konsistensi performa. Tudor menilai skuad Tottenham memiliki kualitas kuat, dan tugasnya adalah merapikan organisasi tim, membangkitkan energi para pemain, serta segera memperbaiki hasil pertandingan.

Direktur olahraga Tottenham, Johan Lange, juga menyatakan keyakinannya terhadap pilihan tersebut. Menurutnya, Tudor membawa ketegasan dan pengalaman menghadapi situasi sulit. Target klub dalam waktu dekat jelas: menstabilkan performa, mengoptimalkan potensi skuad, dan tetap kompetitif di Liga Inggris maupun Liga Champions.

Kini, Tottenham berada di persimpangan. Apakah mereka mampu menemukan figur jangka panjang yang tepat, atau harus menyaksikan mantan pelatih kesayangan mereka memulai babak baru bersama raksasa Spanyol? Waktu dan keputusan di musim panas nanti akan menentukan arah perjalanan klub London Utara itu.

Simak update lengkap seputar berita Liga Inggris terbaru lainnya di sini!

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!