Site icon Gila Bola

Tottenham Masih Loyo, Roberto De Zerbi Wajib Benahi Mental Tim

Hasil Nottingham Forest vs Tottenham Hotspur - Liga inggris 2026

Tottenham Hotspur belum juga berubah menjadi tim yang kejam di lapangan. Roberto De Zerbi pun mulai dituntut menjawab satu masalah besar: mentalitas!

Spurs mengawali musim dengan skuad baru yang menghabiskan lebih dari Rp7,15 triliun di bursa transfer musim panas. Wajar kalau tim butuh waktu buat menyatu.

Tapi soal mental? Ceritanya beda!

Tottenham kembali gagal menang saat menghadapi Nottingham Forest pada Sabtu. Pertandingan berakhir 0-0 dan Spurs malah beruntung ketika gol Neco Williams pada babak kedua dianulir.

Forest memang tampil rapi dan terorganisasi. Spurs? Mereka nyaris tidak memberi ancaman berarti sampai akhirnya mencoba mencuri kemenangan di menit-menit akhir.

Skuad baru jelas butuh waktu. Dengan begitu banyak pemain yang datang musim panas ini, De Zerbi memang punya alasan buat meminta kesabaran. Kualitas pemain baru juga belum tentu langsung menyatu begitu saja.

Tapi ada satu pertanyaan yang sulit dihindari. Mana mentalitas barunya?

De Zerbi datang dengan harapan membawa intensitas dan keseriusan yang selama ini dibutuhkan Tottenham. Fans Spurs tentu mau melihat tim yang berani, agresif, dan tidak gampang menyerah. Sebab, itulah salah satu alasan De Zerbi dipercaya menangani proyek ini.

Menariknya, sang pelatih sudah punya waktu sejak akhir musim lalu, sepanjang musim panas, sampai beberapa pertandingan awal musim ini buat menanamkan karakter tersebut.

Sayangnya, Spurs masih belum terlihat seperti tim yang punya mental pembunuh.

Mereka memang terlihat lebih kompetitif dibanding dua musim sebelumnya, setidaknya dari kualitas permainan dengan bola. Tapi ketika pertandingan membutuhkan sedikit kekejaman, Spurs masih terlalu mudah kehilangan kendali.

Kepergian Cristian Romero juga tidak membantu. Begitu pula keputusan tidak mempermanenkan Joao Palhinha, dua pemain yang punya karakter kompetitif kuat.

Kabarnya, pemain-pemain baru juga masih mencari kenyamanan buat benar-benar mengambil peran sebagai pemimpin di dalam tim.

Tapi sampai sekarang, perubahan itu belum kelihatan. Tottenham belum tampak seperti tim yang bisa membuat lawan berada di bawah tekanan. Justru mereka masih terlihat mudah dibentuk oleh permainan lawan.

Dan itu masalah besar. Kalau Spurs mau bersaing memperebutkan tiket Eropa, kualitas saja tidak cukup. Mereka butuh intensitas. Butuh sikap lebih kejam. Butuh mental yang membuat lawan berpikir dua kali sebelum menghadapi mereka.

De Zerbi tentu masih layak diberi waktu. Meminta dia dipecat pada tahap awal seperti ini jelas terlalu jauh.

Hasil pertandingan juga masih bisa berubah ketika para pemain mulai benar-benar menyatu. Tapi De Zerbi tetap harus menjawab kenapa Tottenham masih terlihat begitu mudah ditundukkan.

Spurs seharusnya menjadi tim yang memaksakan kehendak kepada lawan. Bukan sebaliknya. Itu yang harus segera berubah.

Exit mobile version