
Klub asal London Utara Tottenham Hotspur, dikabarkan mematok harga minimal sekitar Rp1,04 triliun hingga Rp1,13 triliun untuk melepas kapten sekaligus bek andalan mereka, Cristian Romero, di tengah spekulasi masa depannya.
Rumor mengenai kepindahan sang pemain semakin menguat, bahkan muncul indikasi bahwa ia mungkin sudah memainkan laga terakhirnya bersama tim. Berdasarkan laporan yang beredar, klub berjuluk The Lilywhites itu bersedia mempertimbangkan penjualan jika ada tawaran yang sesuai dari peminat seperti Manchester United dan Real Madrid.
Cedera Lutut dan Masa Depan yang Tidak Pasti
Pertandingan melawan Sunderland sekitar sepekan lalu di kompetisi Liga Inggris diduga menjadi penampilan terakhir Romero. Dalam laga tersebut, ia mengalami cedera lutut yang membuatnya harus menepi hingga akhir musim.
Di saat yang sama, rumor transfer mulai mendominasi pembahasan. Bek asal Argentina itu disebut mulai mempertimbangkan untuk meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas mendatang. Situasi tim yang sedang berada dalam ancaman degradasi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pemikiran tersebut.
Manajemen klub sebenarnya masih ingin mempertahankan sang kapten. Namun, di sisi lain, opsi penjualan tetap terbuka jika ada tawaran yang dianggap menguntungkan.
Peminat Mulai Bermunculan
Nilai transfer yang dipatok klub disebut berada di kisaran Rp1,04 triliun hingga Rp1,13 triliun. Angka tersebut dinilai masih masuk akal bagi klub-klub peminat.
Selain tim asal Inggris, ada juga ketertarikan dari klub Spanyol seperti Atletico Madrid. Beberapa laporan menyebutkan bahwa klub tersebut cukup serius memantau situasi Romero.
Sementara itu, Setan Merah sedang mencari bek berpengalaman di pasar transfer. Gaya bermain progresif yang dimiliki Romero dinilai cocok dengan kebutuhan tim. Meski demikian, peluang bermain di Spanyol tampaknya lebih menarik bagi sang pemain.
Peluang Hijrah ke Spanyol Semakin Terbuka
Ketertarikan dari klub ibu kota Spanyol terus berkembang. Bahkan, presiden Florentino Perez disebut sedang mempertimbangkan penambahan pemain di lini belakang, mengingat masa depan David Alaba dan Antonio Rudiger masih belum pasti.
Kondisi klub London yang kurang stabil bisa dimanfaatkan oleh raksasa Spanyol untuk menekan harga dalam negosiasi. Hingga saat ini, tanda-tanda kepergian Romero semakin jelas, kecuali jika terjadi perubahan situasi secara tiba-tiba.
