Site icon Gilabola.com

Transfer Liverpool Segera Datangkan Bek Kiri Terbaik Liga Inggris Milik The Cottagers

Antonee Robinson pemain Fulham United

Perombakan posisi bek kiri diperkirakan akan terjadi di skuad Liverpool pada musim depan. Beberapa pemain yang selama ini mengisi posisi tersebut kemungkinan meninggalkan Anfield, sehingga membuka peluang bagi wajah baru untuk datang.

Persaingan Posisi Bek Kiri di Liverpool Berubah

Musim panas lalu, Liverpool merekrut Milos Kerkez dari AFC Bournemouth dengan nilai transfer sekitar £40 juta (sekitar Rp820 miliar). Kedatangan pemain tersebut membuat posisi Andy Robertson semakin terdesak dalam hierarki tim.

Bek kiri asal Skotlandia yang kini berusia 32 tahun itu akan habis kontraknya pada musim panas 2026 dan banyak laporan memperkirakan ia akan meninggalkan klub.

Selain Robertson, pemain lain yang kemungkinan hengkang adalah Kostas Tsimikas. Bek asal Yunani berusia 29 tahun tersebut saat ini dipinjamkan ke AS Roma.

Direktur olahraga Liverpool, Richard Hughes, disebut siap mempertimbangkan tawaran permanen untuk Tsimikas pada akhir musim, mengingat kontraknya di Anfield berlaku hingga 2027.

Meski Liverpool memiliki beberapa bek kiri muda seperti Owen Beck, Luke Chambers, dan Calum Scanlon, klub tetap berpotensi mencari opsi yang lebih berpengalaman untuk memperkuat posisi tersebut.

Antonee Robinson Jadi Target Utama Liverpool

Laporan terbaru dari Sports Boom menyebut bahwa kandidat kuat yang bisa direkrut Liverpool adalah Antonee Robinson, bek kiri milik Fulham.

Pemain tim nasional Amerika Serikat itu disebut tertarik untuk bergabung dengan Liverpool apabila transfer benar-benar terjadi.

Robinson sebelumnya pernah menghabiskan waktu dalam sistem akademi Everton F.C. sebelum akhirnya membangun karier profesionalnya di klub lain.

Sebelum musim ini, ia dikenal sebagai salah satu bek kiri paling menyerang di Premier League. Performanya musim ini sempat naik turun akibat beberapa masalah cedera, namun Liverpool diyakini telah memantau perkembangannya dalam jangka panjang.

Pelatih Fulham, Marco Silva, bahkan pernah menyebut Robinson sebagai salah satu bek kiri terbaik di liga. Banyak pihak percaya ia bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya dalam waktu dekat.

Profil Singkat dan Peran Robinson di Fulham

Di Fulham, Robinson merupakan salah satu pemain paling penting di dalam tim.

Bek berpostur atletis ini dikenal aktif naik turun membantu serangan, agresif saat duel, serta mampu menutup ruang luas ketika bertahan. Selain menjaga stabilitas di lini belakang, ia juga konsisten memberikan lebar permainan dan umpan dari sisi kiri saat tim menyerang.

Performa Antonee Robinson (Musim 2025/2026):

Kategori Statistik
Pertandingan Dimainkan (MP) 13
Sebagai Starter 10
Total Menit Bermain 894
Gol (Gls) 0
Assist (Ast) 0
Kartu Kuning (CrdY) 1
Kartu Merah (CrdR) 0

Sumber Data: FBref – Antonee Robinson Scouting Report

Robinson telah mencatat lebih dari 200 penampilan untuk Fulham dan menjadi pilihan utama di tim nasional Amerika Serikat.

Kontrak dan Nilai Transfer

Pada 2023, Robinson menandatangani kontrak baru dengan Fulham yang berlaku hingga 2028. Ia dilaporkan menerima gaji sekitar £50.000 per pekan (sekitar Rp1,02 miliar per minggu).

Fulham sebelumnya hanya mengeluarkan sekitar £2 juta (sekitar Rp41 miliar) ketika merekrutnya pada 2020. Karena itu, jika dijual sekarang, transfer tersebut akan memberikan keuntungan besar bagi klub.

Ketertarikan Klub Besar

Selain Liverpool, beberapa klub lain seperti Manchester United, Tottenham dan Aston Villa juga dikabarkan memantau situasi Robinson.

BACA JUGA: Tottenham Incar Bek Tercepat Kedua di Premier League: Antonee Robinson Jadi Target Baru

Laporan terbaru menyebut Fulham kemungkinan akan meminta sekitar £25 juta (sekitar Rp512 miliar), sementara beberapa situs analisis data menilai harga pasarnya berada di kisaran £35–40 juta (sekitar Rp717–820 miliar).

Robinson disebut lebih memilih bergabung dengan Liverpool jika transfer pemain terjadi. Namun, kesepakatan potensial diyakini juga akan bergantung pada peluang klub lolos ke kompetisi UEFA Champions League serta seberapa besar keinginan sang pemain untuk mengambil langkah berikutnya dalam kariernya.

Exit mobile version