Trent Alexander-Arnold Disalahkan Atas Gol Penentu Kemenangan Mason Mount

Gila Bola – Jamie Redknapp memuji Mason Mount atas penyelesaiannya yang luar biasa yang menentukan kemenangan Chelsea atas Liverpool, tetapi dia juga sekaligus menyalahkan Trent Alexander-Arnold karena gagal mempersulit playmaker The Blues untuk gol tersebut.

Chelsea berhasil membalas kekalahan di pertemuan pertama musim ini di Stamford Bridge saat memberikan kekalahan kandang kelima beruntun bagi Liverpool di Anfield pada pertemuan mereka pada Jumat (5/3) dini hari WIB dalam laga lanjutan Premier League pekan ke-27.

Duel big match ini tampaknya akan memasuki jeda paruh waktu dengan skor tanpa gol setelah Timo Werner mencetak gol yang dianulir oleh VAR karena offside. Tapi Mason Mount, yang bisa dibilang pemain terbaik Chelsea musim ini di bawah asuhan Frank Lampard dan Thomas Tuchel, lantas membuat kubu tuan rumah terdiam tiga menit jelang istirahat.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

N’golo Kante mengirim bola panjang pada playmaker berusia 22 tahun itu yang berlari di sisi kanan pertahanan Liverpool. Trent Alexander-Arnold memilih untuk tidak mengganggu langsung rekan senegaranya itu, mundur ke belakang kotak pertahanannya, membuat Fabinho maju untuk mencoba menutup ruang tembaknya.

Tapi Mason Mount dengan cerdik tetap mampu menemukan celah, mengirim tembakan ke sudut bawah kiri gawang tuan rumah yang gagal dibendung oleh kiper Alisson Becker, yang sebelumnya sempat diistirahatkan usai kehilangan ayahnya. Gol ini pun terbuktik menjadi gol penentu bagi kemenangan The Blues.

“Ini penyelesaian yang luar biasa, tentu saja. Ini permainan yang brilian dan begitu mereka memberi Anda ruang terbuka seperti itu, Anda harus memanfaatkannya,” kata Jamie Redknapp. “Tapi saya pikir ketika Anda mendapatkan dua lawan satu, Anda harus melakukan yang terbaik untuk menghentikannya.”

“Bahkan jika dia kembali ke dalam, Trent Alexander-Arnold harus sampai di sana lebih cepat! Dia harus menggerakkan kakinya lebih cepat, dia harus berusaha memblok bola. Trent tidak cukup untuk melakukan tugas defensifnya di mata saya. Saya pikir Anda harus sampai di sana lebih cepat dan mencoba mencegah upaya Mason Mount.”