Tuchel Beri Kesempatan Kepa Lagi, Legenda MU Nyinyir : Pelatih Arogan & Sok Hebat

Gilabola.com – Legenda Manchester United yang kini bekerja sebagai pundit, Gary Neville, menyebut ada arogansi dari manajer Thomas Tuchel yang membuat keputusan berani untuk kembali memberikan kepercayaan pada kiper tukang blunder Kepa Arrizabalaga.

Sejak didatangkan dengan rekor transfer klub pada 2018 senilai Rp 1,4 Trilyun dari Athletic Bilbao, Kepa Arrizabalaga tidak benar-benar tampil mengesankan, dan bahkan waktunya di Stamford Bridge dipenuhi dengan serangkaian kesalahan besar yang membuatnya mulai banyak kehilangan tempatnya di musim lalu.

Sementara di awal musim ini, penjaga gawang Spanyol itu kemudian benar-benar tergantikan perannya sebagai kiper utama Chelsea saat manajer Frank Lampard memilih mendatangkan kiper anyar Edouard Mendy yang langsung mengklaim tempat no.1 di klub.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tapi Thomas Tuchel bersedia memberi Kepa kesempatan baru untuk membuktikan kemampuannya, memberikannya kepercayaan untuk bermain selama kemenangan 1-0 atas Barnsley di Piala FA, sebelum kembali menurunkannya sebagai starter dalam laga Premier League melawan Newcastle United pada Selasa (16/2) dini hari WIB.

Bos Jerman telah menjelaskan alasannya mengapa dirinya memutuskan untuk memberi kepercayaan pada kiper berusia 26 tahun itu kesempatan turun dalam dua laga beruntun yaitu untuk memulihkan kepercayaan dirinya sementara sang penjaga gawang juga tampil memuaskan saat diturunkan.

Legenda United Gary Neville mengatakan bahwa Thomas Tuchel memberikan kembali kesempatan kepada Kepa Arrizabalaga mungkin selain karena tuntutan pekerjaan, juga karena adanya arogansi bahwa sebagai manajer top, mantan bos PSG itu yakin bisa meningkatkan pemain yang dilatihnya.

“Ketika ada manajer baru masuk ke sebuah tim, terutama manajer top, mereka biasanya percaya mereka bisa meningkatkan pemain jadi Tuchel mungkin berpikir dia bisa meningkatkan Kepa,” kata eks kapten Setan Merah itu. “Padahal saya tidak melihat ada kualitas kiper top dalam diri Kepa dan saya berpikir dia mungkin akan digantikan dan dilepas untuk selamanya.”

“Saya pikir ada beberapa alasan mengapa Tuchel kembali memanggil Kepa. Pertama, mungkin klub memintanya untuk mendapatkan yang terbaik dari pemain yang mereka beli mahal-mahal. Kedua, dia ingin memberi kesempatan kepada setiap pemain.”

“Kemudian ketiga, mungkin karena adanya arogansi dari manajer top yang berpikir dia bisa meningkatkan semua pemain ketika manajer terakhir tidak bisa mengeluarkan yang terbaik dari mereka. Saya akan terkejut jika Tuchel bisa membalikkan peruntungan Kepa karena dia tidak terlihat seperti kiper berkualitas.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO