Unai Emery Ungkap Berbagai Masalah di Arsenal

Unai Emery Ungkap Berbagai Masalah di Arsenal

Gilabola.com – Unai Emery beri pengakuan bahwa ada beberapa masalah di dalam maupun luar lapangan yang membuat dirinya kesulitan jalankan tugas sebagai manajer Arsenal.

Manajer asal Spanyol itu ditunjuk untuk menahkodai The Gunners pada Mei 2018, tapi hanya bisa duduk di kursi kepelatihan itu selama 18 bulan saja.

Buruknya performa Arsenal dan rangkaian kegagalan meraih kemenangan di tujuh pertandingan beruntun, membuat eks pelatih Valencia, Sevilla, Almeria, Spartak Moscow dan PSG ini berstatus pengangguran.

Padahal ia sukses membawa klub asal London itu masuk final Liga Europa di musim pertamanya dan mengakhiri musim di peringkat kelima papan klasemen Liga Inggris, terpaut satu poin dari zona Liga Champions.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Walaupun Unai Emery mengikhlaskan pemecatan dirinya, pelatih berusia 48 tahun ini mengakui ada beberapa masalah di luar lapangan yang turut ambil bagian, seperti kasus Granit Xhaka yang berselisih faham dengan para suporter dan lainnya.

“Saya sudah tahu jelas dengan alasan-alasan pemecatan dan kami memang melakukan banyak hal bagus di sana,” kata Emery pada Marca.

“Kami melakoni musim pertama dengan baik, dengan bersaing ketat di dua kompetisi sekaligus yaitu Liga Europa dan Liga Inggris,” tambahnya.

“Prosesnya berjalan dengan baik. Ketika kami bermain penguasaan bola, Arsenal bisa menerapkannya. Ketika harus menekan [lawan], kami pun bisa melakukannya. Kami pun kompetitif, bermain sesuai dengan yang dibutuhkan di atas lapangan,” ujar Emery.

“Pada musim kedua, kami tidak bermain baik, tidak bisa bertahan dengan apik dan tidak bisa bersaing. Kala itu saya katakan langsung kepada para pemain,” tambahnya.

“Ada beberapa masalah yang terjadi, yaitu empat kapten [usai pencopotan Granit Xhaka], kasus [pembajakan kendaraan] Ozil-Kolasinac dan pembelian Pepe yang membutuhkan waktu beradaptasi sejak datang dari Prancis,” ujar Emery.

“Harus diakui kami tidak bermain dengan baik. Arsenal meraih hasil-hasil buruk, tidak ada perkembangan, para fans fokus pada saya dan menginginkan saya hengkang. Dengan kepergian saya, suasana [di Emirates] menjadi tenang,” tambahnya.