Chelsea mendapat suntikan kepercayaan diri pada akhir pekan lalu setelah Cole Palmer kembali ke susunan starter dan mencetak hat-trick di babak pertama. Pedro Neto juga mampu tampil meski sempat mengalami masalah kebugaran. Namun di tengah peningkatan performa tersebut, perhatian publik Stamford Bridge kembali tertuju pada satu hal yang tak pernah jauh dari pembahasan, yaitu kondisi kebugaran pemain jelang laga Liga Inggris melawan Leeds.
Dengan jadwal padat yang menanti, situasi cedera dan proses pemulihan beberapa pemain kunci menjadi fokus utama tim pelatih dalam menentukan risiko yang harus diambil.
Reece James dan Peluang Tampil Lawan Leeds
Chelsea kembali tidak diperkuat Reece James saat menghadapi Wolves. Sang kapten absen untuk pertandingan kedua beruntun akibat cedera ringan yang oleh pelatih Liam Rosenior disebut sebagai “cedera ringan”. Riwayat cedera James membuat banyak pendukung cemas, meski pihak klub berupaya meredam spekulasi.
James sebenarnya telah menjalani latihan dengan porsi terbatas pada akhir pekan lalu dan bahkan sudah kembali berlari. Namun keputusan diambil untuk tidak membawanya ke Molineux. Masalah tersebut kini disebut sudah teratasi, meski kondisi James sempat terganggu oleh sakit menjelang laga melawan Leeds.
Rosenior menjelaskan situasinya pada hari Senin. Ia menegaskan bahwa James berada dalam kondisi fit, hanya saja sedang kurang sehat.
“Reece fit. Masalahnya kecil, tapi hari ini dia merasa kurang enak badan,” ujar Rosenior.
Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut bukan isu tersembunyi. Staf pelatih dan tim di sekitar klub juga sempat terdampak, meski saat ini hanya James dari kalangan pemain yang mengalaminya.
Dengan perkembangan tersebut, Chelsea tetap berharap Reece James bisa kembali masuk skuad, dengan laga kontra Leeds pada 10 Februari menjadi target realistis untuk comeback-nya.
Romeo Lavia dan Proses Pemulihan Bertahap
Absennya Romeo Lavia sudah berlangsung sejak awal laga imbang 2-2 di Liga Champions melawan Qarabag pada November lalu. Cedera paha menghentikan langkah gelandang asal Belgia itu di saat ia mulai menemukan peran penting dalam ritme permainan lini tengah Chelsea.
Kabar baiknya, Lavia telah kembali berlatih bersama tim dalam dua hari terakhir. Meski demikian, nada kehati-hatian masih sangat terasa dari tim pelatih.
Rosenior menyebut Chelsea memiliki rencana pemulihan yang sangat detail untuk sang pemain. Ia menegaskan bahwa fokus utama bukan hanya membawa Lavia kembali bermain, tetapi memastikan ia bisa bertahan tanpa kambuh.
“Kami ingin memastikan saat dia kembali, itu untuk jangka panjang,” kata Rosenior. Chelsea menyiapkan program khusus selama 10 hari hingga dua pekan ke depan guna memastikan pemulihannya berjalan optimal.
Jika tidak ada kendala, peluang Lavia untuk kembali merumput sebelum akhir bulan masih terbuka.
Tambahan Opsi di Lini Belakang
Chelsea juga menerima kabar positif dari sektor pertahanan. Tosin Adarabioyo sudah kembali berlatih setelah mengalami cedera hamstring saat menghadapi Brentford pada pertengahan Januari.
Rosenior menyebut kondisi Tosin terlihat baik dan kehadirannya kembali di tengah grup menjadi tambahan penting. Namun dengan kedalaman skuad yang tersedia, tim pelatih kemungkinan akan mengatur menit bermainnya secara hati-hati, termasuk opsi menundanya hingga laga Piala FA melawan Hull City.
Sementara itu, Andrey Santos telah pulih dari pembengkakan pergelangan kaki dan diperkirakan siap tampil. Untuk kasus jangka panjang, Levi Colwill dan Dario Essugo masih menjalani pemulihan tanpa kepastian waktu kembali.
Secara keseluruhan, situasi kebugaran Chelsea menunjukkan perbaikan perlahan. Potensi kembalinya Reece James, proses reintegrasi Romeo Lavia yang terencana, serta pulihnya Tosin Adarabioyo memberi Liam Rosenior lebih banyak pilihan dalam menyusun tim, sekaligus peluang menjaga konsistensi di tengah jadwal yang terus menekan.

