Liverpool telah mengumumkan secara resmi penjualan winger muda Trent Kone-Doherty ke klub Norwegia, Molde, Jumat pukul 18.00 waktu Inggris. Di saat yang sama, spekulasi mengenai masa depan Alexis Mac Allister mereda setelah Real Madrid dilaporkan mengubah prioritas transfer mereka untuk musim panas mendatang.
Keputusan melepas Kone-Doherty memang tidak mengubah peta kekuatan tim utama The Reds. Namun pergerakan Real Madrid di pasar gelandang memberi dampak lebih besar terhadap stabilitas skuad Liverpool menjelang bursa transfer berikutnya.
Berikut Gilabola.com telah merangkum semua detail perkembangan transfer yang terjadi dalam 24 jam terakhir terkait Liverpool:
Transfer Kone-Doherty dan Klausul Pengaman
Trent Kone-Doherty bergabung dengan Liverpool dari Derry City pada 2022 dengan nilai sekitar 150 ribu pound atau sekitar Rp3 miliar. Dalam hampir empat tahun di Merseyside, pemain berusia 19 tahun itu lebih banyak bermain di level akademi.
Ia tampil reguler di tim U18, U19, hingga U21, dan sempat mencatat dua penampilan senior. Debutnya terjadi sebagai pemain pengganti melawan Plymouth Argyle di ajang Piala FA pada Februari 2025. Ia kembali turun dari bangku cadangan saat menghadapi Crystal Palace pada Oktober tahun lalu.
Dalam pernyataan resmi klub, Liverpool mengonfirmasi kepindahan permanen sang winger ke Molde dan menyampaikan harapan terbaik untuk kariernya.
Menurut laporan Paul Joyce dari The Times, Liverpool menyertakan klausul pembelian kembali dan klausul persentase penjualan berikutnya dalam kesepakatan tersebut. Langkah ini memberi perlindungan bagi klub apabila Kone-Doherty berkembang pesat di Liga Norwegia. Secara finansial, Liverpool juga disebut memperoleh keuntungan kecil dari transaksi tersebut.
Real Madrid Ubah Arah, Mac Allister Bisa Bernapas Lega
Di tengah kabar transfer tersebut, spekulasi soal Alexis Mac Allister kembali mencuat. Media Spanyol sebelumnya menyebut gelandang asal Argentina itu sebagai kandidat utama yang diincar Real Madrid untuk memperkuat lini tengah musim depan. Bahkan seorang jurnalis Liverpool Echo sempat memperkirakan Mac Allister berpotensi pindah ke Santiago Bernabeu.
Namun laporan terbaru dari Spanyol menyebut Los Blancos kini memprioritaskan Rodri dari Manchester City. Real Madrid dikabarkan menyiapkan tawaran sebesar 50 juta euro atau sekitar Rp850 miliar, dengan satu syarat penting: Rodri harus kembali ke performa terbaiknya di sisa musim ini dan tampil kuat di Piala Dunia.
Rodri disebut tertarik dengan peluang tersebut. Situasi kontraknya juga menjadi faktor, karena pada musim panas nanti ia hanya memiliki satu tahun tersisa dalam kesepakatannya bersama Manchester City. Bahkan ada klaim bahwa klubnya bersedia mempertimbangkan penjualan jika kondisi itu terpenuhi.
Perubahan arah ini secara tidak langsung mengurangi tekanan terhadap Liverpool dalam mempertahankan Mac Allister. Dengan Real Madrid memusatkan perhatian pada target lain, posisi gelandang Argentina itu di Anfield untuk saat ini terlihat lebih aman.
Inter Milan Siapkan Tiga Target dari Anfield
Dari Italia, muncul laporan bahwa Inter Milan tengah memantau tiga pemain Liverpool sekaligus.
Bek tengah Ibrahima Konate disebut menjadi target utama. Inter berharap bisa mendapatkannya secara bebas transfer jika sang pemain menolak memperpanjang kontrak yang akan habis musim panas ini.
Nama lain yang muncul adalah Giovanni Leoni. Inter disebut mempertimbangkan skema peminjaman selama satu musim. Opsi tersebut dinilai masuk akal jika Liverpool menambah bek tengah baru selain Jeremy Jacquet.
Sementara itu, Curtis Jones kembali dikaitkan dengan klub asal Milan tersebut. Inter sebelumnya mencoba merekrutnya dengan status pinjaman disertai opsi pembelian senilai 40 juta euro atau sekitar Rp680 miliar pada Januari lalu. Laporan terbaru menyebut pendekatan baru akan kembali dilakukan.
Implikasi untuk Liverpool
Dari seluruh perkembangan ini, yang paling berdampak langsung bagi Liverpool adalah kepastian Mac Allister tidak lagi menjadi prioritas utama Real Madrid. Stabilitas lini tengah menjadi fondasi penting bagi ambisi klub di kompetisi domestik maupun Eropa, dan berkurangnya ancaman kehilangan pemain kunci jelas memberi ruang bernapas bagi manajemen.
Sementara penjualan Kone-Doherty mencerminkan pola yang konsisten dalam pengelolaan talenta muda, yakni memberi jalan bagi perkembangan pemain sambil tetap menjaga potensi keuntungan jangka panjang melalui klausul strategis.
Pergerakan Inter Milan terhadap beberapa nama utama tentu perlu dicermati. Namun untuk saat ini, fokus terbesar tetap pada bagaimana Liverpool menjaga fondasi skuadnya menjelang musim panas yang diperkirakan akan kembali sibuk di bursa transfer.

