Urutan 10 Premier League Tak Cukup Bagus, Manajer Pun Dipecat

Marco Silva dipecat oleh Watford, meski klub itu menduduki urutan 10 klasemen Liga Inggris
Marco Silva dipecat oleh Watford, meski klub itu menduduki urutan 10 klasemen Liga Inggris

Gilabola.com – Urutan No 10 klasemen Liga Inggris termasuk lumayan, kan? Tapi tidak untuk klub ini. Mereka memutuskan memecat manajernya setelah kalah 12 kali dari 24 game.

Watford beberapa menit lalu baru saja mengumumkan pemecatan Marco Silva dari posisi pelatih kepala, meski klub menduduki posisi yang lumayan baik, urutan ke-10 di klasemen Premier League.

Advertisement
advertisement
advertisement

Pelatih asal Portugal itu sempat menjadi target Everton di awal musim ini setelah awal pertunjukan yang bagus bersama Watford, namun satu kemenangan dalam 11 pertandingan terakhir telah berdampak besar untuk pekerjaannya.

Sebuah pernyataan dari Watford menyalahkan pendekatan atas Everton sebagai satu penyebab pemecatan. Statement dari klub mengatakan: “Ini adalah keputusan yang sulit dan keputusan yang tidak bisa dianggap enteng. Klub yakin pengangkatan Silva adalah pilihan yang tepat.”

“Dan jika bukan karena pendekatan yang tidak beralasan oleh satu rival Liga Inggris atas jasanya, kami akan terus berjaya di bawah kepemimpinannya.”

Watford mengatakan pendekatan Everton terhadap Silva adalah “pemicu” keputusan ini. “Pendekatannya adalah sesuatu yang menurut dewan dewan telah menyebabkan kemerosotan yang signifikan, baik dalam fokus maupun hasil, sampai pada titik di mana masa depan jangka panjang Watford FC terancam,” pernyataan tersebut menambahkan.

“Demi keamanan dan kesuksesan klub sepak bola, dewan pengurus percaya harus melakukan perubahan. Klub akan berusaha membuat penunjukan cepat [untuk manajer baru] dan tidak akan ada komentar lebih lanjut sampai pengangkatan itu dilakukan.”

Everton menawari Marco Silva kontrak senilai Rp 276 Milyar untuk menangani tim yang sedang dalam kemorosotan setelah ditangani Ronald Koeman. Tapi SIlva menolak tawaran tersebut, sebuah keputusan yang mungkin akan disesalinya saat ini.

Karirnya yang paling terkenal adalah ketika membawa mantan timnya saat masih berkarir sebagai pemain, Estoril, keluar sebagai juara divisi kedua Portugal, lolos ke divisi utama negara itu. Dia kemudian melatih Sporting CP, Olympiakos, Hull City, sebelum memegang posisi ini di Watford.