Usia 52 Tahun, Ryan Giggs Jalani Babak Baru Bersama Pasangan yang 15 Tahun Lebih Muda

Gilabola.comRyan Giggs, legenda Manchester United yang segera berusia 52 tahun, kini hidup jauh berbeda dari masa ketika ia masih bermain di Old Trafford. Dia baru meninggalkan jabatan sebagai direktur sepak bola Salford City, tetap menyimpan ambisi kembali melatih, mendampingi isu lama terkait kasus hukum yang akhirnya gugur, serta menyambut kelahiran anaknya bersama Zara Charles yang lebih muda 15 tahun.

Di sisi lain, kisah lamanya dengan saudaranya, Rhodri, kembali mencuat karena komentar publik yang menyinggung karier dan kehidupannya.

Setelah bertahun-tahun berada di dunia kepelatihan, Giggs memilih langkah baru dengan meninggalkan Salford City pada September lalu. Keputusan itu dikaitkan dengan keinginannya kembali menjadi pelatih setelah lama absen dari ruang taktik.

Dia terakhir kali mendampingi sebuah tim saat memimpin Wales sebelum berhenti pada 2022. Keputusan itu terjadi setelah dia ditangkap terkait dugaan penyerangan, sebuah kasus yang membuatnya tak dapat meneruskan tugasnya.

Giggs secara konsisten membantah seluruh tuduhan, termasuk perilaku mengendalikan dan tindak kekerasan terhadap mantan pasangannya, Kate Greville. Semua dakwaan tersebut akhirnya dibatalkan sebelum persidangan ulang pada 2023.

Di masa-masa sulit itu, dia mendapat dukungan dari kekasihnya, Zara Charles. Mereka telah menjalin hubungan sejak 2021 dan pada November tahun lalu menyambut kelahiran putri mereka, Cora.

Seorang juru bicara keluarga menyampaikan bahwa Giggs dan Zara menyatakan rasa bahagia atas kelahiran Cora dan mengucapkan terima kasih kepada staf rumah sakit yang membantu proses persalinan. Pernyataan itu disampaikan tanpa kutipan langsung sesuai ketentuan pemberitaan.

Kehadiran Cora menambah jumlah anak Giggs menjadi tiga. Sebelumnya dia telah memiliki dua anak, Libby dan Zach, dari pernikahannya dengan Stacey Cooke.

Dinamika dengan Rhodri dan Warisan Sepak Bola

Sisi lain kehidupan Giggs kembali diangkat publik setelah komentar Rhodri, saudaranya, muncul di media sosial. Meski hubungan mereka pernah rusak akibat skandal perselingkuhan masa lalu, Rhodri masih menilai karier sepak bola Giggs sangat luar biasa.

Dia mengungkapkan kekecewaannya karena Giggs belum masuk Hall of Fame Premier League meski meraih 13 gelar Liga Inggris dan menjadi pemegang rekor assist terbanyak. Komentarnya tersebut menyoroti pencapaian sang legenda yang menurutnya selayaknya mendapat pengakuan lebih besar.

Ketika ditanya tentang hubungannya dengan Giggs setelah skandal bertahun-tahun lalu, Rhodri menanggapi dengan mengatakan bahwa kejadian itu telah berlalu lama dan dia sudah melanjutkan hidup.

Dia juga menyinggung bahwa dia mendapatkan keuntungan finansial dari kisah tersebut dan menganggap komentar publik sebagai bagian dari konsekuensi dari media sosial.

Langkah Menuju Kursi Pelatih Lagi

Giggs sejak lama mengungkapkan bahwa dia merindukan atmosfer menjadi manajer. Pengalamannya sebagai asisten dan pelatih sementara Manchester United menjadi pondasi awal sebelum dia menangani Wales pada 2018.

Meski bertugas sebagai direktur sepak bola di Salford City beberapa waktu terakhir, dia menilai posisinya itu tidak sepenuhnya menggantikan dorongan untuk kembali ke sisi lapangan. Dia mengutarakan keinginan tersebut tahun lalu sembari berharap suatu hari dapat kembali melatih.

Selama bekerja di Salford, Giggs kerap terlihat mendampingi manajer Karl Robinson dalam berbagai kegiatan tim. Dia tetap memiliki kedekatan kuat dengan klub tersebut hingga akhirnya mundur setelah terjadi perubahan kepemilikan pada Mei.

SebelumnyaRoma Melesat ke Puncak Serie A: Analisa Transformasi Singkat ala Gian Piero Gasperini
SelanjutnyaFormasi Sama Hasil Kok Beda? Ruben Amorim Harus Contek Cara Oliver Glasner di Crystal Palace