Warisan Frank Lampard di Everton, Pemain Toffees Terbanyak Kena Peringatan Untuk Diving

Frank Lampard tengah merusak citra bagusnya sebagai legenda the Blues dengan mendukung anak buahnya, Anthony Gordon, melakukan simulasi atau diving. Sang pemain 21 tahun itu melakukannya menit 25, kena kartu kuning, dan mencobanya satu kali lagi menit 53.

Beginilah resep diving Anthony Gordon yang bisa Anda tiru. Pemain timnas Inggris U21 itu berlari masuk menggiring bola ke dalam kotak dengan pengawalan dari Joel Matip, kemudian si pemain muda menyilangkan kaki kanan ke depan lari sang bek tengah Liverpool.

Ya terang sajalah Gordon terjatuh ditabrak pemain yang tengah berlari dengan kecepatan 10 atau 15 kilometer per jam. Lalu mengeluh ke seluruh dunia bahwa dia tidak mendapatkan penalti.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Tahu gak apa yang dikatakan Frank Lampard? Itu karena yang terjatuh adalah pemain Everton dan mustahil mereka mendapatkan hadiah penalti di Anfield Stadium. “Coba yang jatuh Mo Salah,” katanya.

Komentar manajer the Toffees itu sama sekali tidak menolong perkembangan mental si pemain muda 21 tahun ini, yang diprediksi menjadi salah satu bintang the Three Lions di masa depan. Kita akan menyaksikan lebih banyak kartu kuning lagi untuk aksi divingnya, yang sepertinya dilakukan dengan restu Lampard.

Juergen Klopp sang pelatih Liverpool sepertinya benar saat ia mengatakan Gordon beruntung tidak terkena kartu kuning kedua dan sekaligus kartu merah untuk simulasinya menabrakkan diri ke depan Joel Matip, sebuah aksi yang berbahaya karena mendorong semua pemain muda melakukan hal yang sama demi mendapatkan hadiah penalti.

Anda bisa melihatnya sendiri pada cuplikan di bawah betapa licin usaha sang striker itu. Lihat bagaimana ia melompat ke depan bek tengah Reds untuk menabrakkan diri dan terjatuh pada menit 53.

Itu bukan aksi pertama Anthony Gordon. Sebuah cuplikan lain muncul di Twitter dengan ia menabrakkan diri ke depan jalur lari seorang pemain Newcastle United, lalu terguling-guling dengan wajah kesakitan. Sepertinya kita akan melihat lahirnya “Neymar baru” di Liga Inggris.

Menurut data dari OptaJoe, sudah ada 12 kali kartu kuning dikibaskan untuk aksi simulasi pura-pura jatuh dan enam diberikan kepada pemain Everton, serta tiga dikibaskan hanya pada laga di Liverpool kemarin.

Dengan demikian kita bisa mengatakan, legacy dari Lampard di Goodison Park sudah jelas. Melegalkan diving bagi para anak buahnya dan merusak masa depan mereka. Beruntung, sepertinya the Toffees dalam perjalanan terdegradasi ke divisi kedua sepak bola Inggris, Championship.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO
Berita SebelumnyaKondisi Membaik, Leonardo Spinazzola Siap Comeback di Serie A
Berita SelanjutnyaJules Kounde Beri Kabar Baik untuk MU dan Chelsea