Wayne Rooney Bantah Ribut dengan Manajer Everton

Wayne Rooney bantah berselisih faham dengan manajer klub Liga Inggris Everton, Sam Allardyce, walau ia sempat meradang kala ditarik mundur ke bangku cadangan.
Berita Terkini - Wayne Rooney bantah berselisih faham dengan manajer klub Liga Inggris Everton, Sam Allardyce, walau ia sempat meradang kala ditarik mundur ke bangku cadangan.

Gilabola.com – Wayne Rooney bantah berselisih faham dengan manajer klub Liga Inggris Everton, Sam Allardyce, walau ia sempat meradang kala ditarik mundur ke bangku cadangan.

Laga kontra Liverpool pada awal bulan ini sempat membuat mantan kapten Manchester United itu kesal kala digantikan di menit 57 setelah gagal mengembangkan permainan.

Manajer Everton, Sam Allardyce pun langsung menarik Rooney dan mengaku tidak akan pernah memberikan perlakuan khusus bagi pemain bintang di skuat The Toffees, tidak terkecuali Wayne Rooney.

Pesepak bola berusia 32 tahun itu pun mengaku tidak ada masalah dan yakin insiden tersebut dibesar-besarkan karena terlkait namanya saja.

“Selalu saya lah yang mendapatkan sorotan lebih banyak dibanding para pemain lainnya,” ujar Wayne Rooney pada Sky Sports News.

Advertisement

“Tidak ada masalah antara saya dengan manajer atau dengan keputusan mencadangkan saya. Saya menghargai keputusan manajer tapi tentu saja saya frustrasi karena ingin terus bermain.”

“Saya berbicara dengan Allardyce [seusai laga] tapi kami berbincang karena insiden itu menimbulkan kabar yang tidak-tidak. [Sebab] tidak ada masalah apapun.”

Walau mengkatrol posisi Everton dari peringkat bahwa kala diarsiteki Ronald Koeman, nama Sam Allardyce menjadi sorotan publik Goodison Park karena performa yang tidak stabil.

Malahan departemen marketing dan komunikasi klub mengeluarkan jajak pendapat perihal kinerja sang manajer kepada para pemegang tiket terusan. Tentu Allardyce berang dan tersinggung sehingga Bill Kenwright harus meminta maaf kepada sang juru taktik.

Bagi Wayne Rooney, apa yang telah dilakukan pria berusia 63 tahun itu patut mendapatkan pengakuan.

“Dia telah melakukan tugas sesuai dengan yang diminta. Kami sempat sedikit panik kala ia mengambil alih. Bahkan ada pembicaraan soal turun kasta dan Allardyce mampu menstabilkan tim,” tambahnya.