Wenger Buka Alasan Arsenal Lepas Ramsey Ke Juventus

Wenger Buka Alasan Arsenal Lepas Ramsey Ke Juventus

Gilabola.com – Wenger buka alasan Arsenal lepas Ramsey ke Juventus. Mantan pelatih klub Liga Inggris itu menyalahkan pengaruh dari luar.

Arsene Wenger dilaporkan Metro klaim Aaron Ramsey aslinya selalu ingin tinggal di Arsenal tetapi telah menyalahkan pengaruh dari luar membuatnya jadi pindah ke Juventus. Sang mantan manajer akui telah memperingatkan gelandang itu perlu lebih sering lagi bermain.

Ramsey saat itu berada pada tahun terakhir dari kesepakatan dengan Arsenal ketika hierarki klub mendadak membuka jalan bagi sang pemain untuk menandatangani perjanjian pra-kontrak dengan Juara Serie A, Juve. Alasan Arsenal Lepas Ramsey ternyata berkaitan dengan pengaruh agen sang pemain.

Wenger ngotot klaim jika ia sudah melakukan segalanya untuk membuat Ramsey tidak pergi. Ia juga percaya bahwa sang pemain masih betah di Emirates. Pada saat ditanya apakah ia waktu itu berusaha terus mempertahankan Ramsey di klub selama ia bisa, Wenger mengatakan kepada beIN SPORTS: “Yep.”

Alasan Arsenal Lepas Ramsey tak lepas dari pengaruh agen

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Pada akhirnya saya sempat bertemu dengannya sekali, dia ingin terus berseragam The Gunners. Mereka punya kesepakatan dan klub menyadari ikatan kontrak itu, dari apa yang saya mengerti. Saya terus mengusahakan memperpanjang kontraknya, tetapi terkadang agen juga mempengaruhi masalah ini.”

“Setiap kasus bisa berbeda dan Anda harus memahami jika dalam pengambilan keputusan selalu ada yang berpengaruh, atau tidak, ketika Anda melakukan transfer pemain. Apa yang saya tahu darinya, dia ingin tinggal lebih lama lagi di sini.”

Pada saat ditanya apakah Juve memang cocok untuk karir Ramsey, Wenger berkata: “Kalau dia bermain terus. Seperti Ruud Gullit pernah bilang, Anda harus menang tetapi juga ketika Anda berusia 27 atau 28, itu adalah tahun terbaik bagi Anda sebagai pemain sepak bola.”

“Jika Anda tidak bermain dari usia 27 sampai 32 yang sulit untuk menerima kenyataan itu. Anda dapat bersabar di usia 21, 22 atau 23 tahun, Anda masuk dan keluar. Setelah Anda sampai ke usia 27 tahun Anda harus terus bertanding.”