West Ham United Diminta Suporternya Tak Rekrut Pemain Tua

West Ham United Diminta Suporternya Tak Rekrut Pemain Tua

Gilabola.com – West Ham United diminta suporternya agat tidak merekrut pemain tua. Klub Liga Inggris itu ditekan untuk datangkan pemain muda.

Bursa transfer pemain sendiri belum dibuka, namun beragam pembahasan sudah menyita perhatian publik termasuk di ranah media sosial. Suporter West Ham United tidak mau kalah dengan meminta klub hanya datangkan deretan pemain muda saja.

Mayoritas fans mereka mempertanyakan pemikiran klub yang ikut dikaitkan dengan pemain AS Roma Edin Dzeko dan Chelsea Gary Cahill. Kapten Bosnia-Herzegovina sudah lama tak dikaitkan lagi sebagai target klub, karena dirinya lebih tertarik ke Inter Milan. Sementara itu Cahill masa baktinya akan habis di musim panas.

Jika kedua pemain tetap ngotot didatangkan manajemen The Hammers, maka akan ada dua pemain berusia tiga puluh tiga tahun di skuad. Hal ini akan membuat mereka tak bisa diandalkan lagi untuk proyek jangka panjang klub.

West Ham United harus datangkan pemain muda saja

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Atas dasar itulah para suporter The Irons meminta klub jangan membidik para pemain di atas usia tiga puluh tahunan. Mereka meminta klub lebih baik mengincar semua pemain-pemain muda untuk membantu tim ke arah yang lebih benar.

“Kami tak mau Cahill dan tak mau Dzeko juga. Kami tak mau pemain berusia lebih dari 30 tahun yang lagi menunggu pembayaran terakhir mereka. Waktunya kita ganti pola pikir, kejar pemain muda, pemain bertalenta, dan majukan klub,” tulis WHUFCFZ.

“Suethuju! Kita sudah punya banyak pemain berpengalaman di skuad yang ada sekarang. Kita sekarang perlunya pemain muda dan berenergi, dan yang penting bisa terus menekan,” balas orcadan.

“Pan saya sudah bilang dari dulu, kenapa juga kita datangkan pemain berusia 33 tahun, saat ia lebih tua dari striker yang ingin ia lawan,” timpal Bob Austin tak kalah sengit. “Saya pilih datangkan Cahill daripada Ogbonna. Dan kita perlu lebih banyak pemain Inggris saja,” timpal Matt Drysdale.