Willian Akui Takut Lihat Ponsel Karena Maraknya Kasus Rasisme di Media Sosial

Gilabola.com – Pemain sayap Arsenal Willian Borges secara terbuka berbagi pandangannya tentang pelecehan rasis yang menjijikkan yang dia alami di media sosial di tengah meningkatnya kasus pelecehan di jejaring sosial yang semakin tak terhentikan.

Willian mengungkapkan bahwa dia terlalu takut untuk melihat ponselnya karena mengkhawatirkan pelecehan rasial. Pengakuan penyerang Arsenal itu datang beberapa jam setelah trio Liverpool Trent Alexander-Arnold, Naby Keita, dan Sadio Mane menjadi pemain Liga Inggris terbaru yang menjadi sasaran serangan di media sosial.

Liverpool menelan kekalahan 1-3 dari Real Madrid saat Naby Keita hanya bertahan selama 42 menit di atas lapangan dan digantikan Thiago Alcantara karena performanya yang buruk, sementara Trent Alexander-Arnold blunder assist pada gol Marco Asensio dan Sadio Mane melanjutkan performa jeleknya musim ini.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Gelandang Guinea kemudian mendapatkan serangan rasis brutal di media sosialnya, dengan bek Inggris dan penyerang Senegal juga menjadi sasaran kemarahan fans meski tak sebanyak yang didapatkan mantan gelandang RB Leipzig.

Dan setelah melihat keluarganya perah mendapatkan serangan online, penyerang Arsenal Willian kini kembali angkat bicara soal kasus rasisme di jejaring sosial dan kembali meminta platform media sosial untuk mengambil lebih banyak tanggung jawab atas maraknya kasus ini.

“Apakah saya takut melihat ponsel saya? Ya, terkadang, jujur ​​saja,” kata mantan bintang Chelsea berusia 32 tahun tersebut. “Ini benar-benar memengaruhi saya ketika mereka mengatakan tentang keluarga saya. Jika mereka ingin mengkritik saya, tidak masalah, saya selalu menerimanya.”

“Tapi ketika mereka datang untuk menyerang keluarga Anda dengan kata-kata yang tidak bisa saya ucapkan di sini, itu menyakitkan. Itu sangat mempengaruhi saya. Itu masalah besar.”

“Saya pikir kita harus mencari cara untuk mengubah profil media sosial. Saya rasa orang-orang yang ingin memiliki Instagram, Twitter, Facebook, dan lainnya, mereka perlu memasukkan ID, paspor, atau apa pun.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO