Arsene Wenger Dipecat Arsenal Bukan Mundur, Ungkap Wilshere

Jack Wilshere, Arsene Wenger, Arsenal
Liga Inggris - Jack Wilshere dan Arsene Wenger saat keduanya masih membela Arsenal.

Berita Bola – Jack Wilshere mengungkapkan bahwa kepergian Arsene Wenger dari Arsenal bukan atas keinginan sang juru taktik tapi karena dipecat oleh pihak klub.

Untuk beberapa musim terakhir para suporter The Gunners melakukan kritik dan kecaman terhadap Arsene Wenger yang telah berusia 68 tahun itu karena dinilai gagal memberikan prestasi dan bahkan tidak mampu membawa Arsenal ke peringkat empat besar Liga Inggris pada akhir musim tahun kemarin.

Puncaknya pada 20 April silam pria asal Perancis itu mengumumkan akan hengkang dari klub yang sudah ia tangani selama 20 tahun karena merasa sudah saatnya untuk mundur.

BACA :  Hasil Arsenal vs Leicester City Skor 3-1 Mesut Ozil Cetak Gol!

Masa depan Jack Wilshere sendiri sempat menjadi spekulasi pada musim lalu sebelum ia memutuskan untuk membela West Ham United dengan status bebas transfer pada bulan lalu.

Arsene Wenger Bukan Mundur Tapi Dipecat

Namun Jack Wilshere menyakini bahwa Arsene Wenger tidak mengundurkan diri seperti yang diyakini banyak orang, tapi dipecat oleh Arsenal.

“Saya berada di musim terakhir kontrak saya bersama Arsenal dan berbicara dengan manajer saat itu, Arsene Wenger, dan ia berkata bahwa pihak klub tidak akan menyodorkan kontrak baru dan menyarankan saya untuk hengkang,” ungkap Wilshere pada BBC Sport.

“Namun saat itu saya sedang cedera dan sulit [untuk mendapatkan klub baru] sebab saya tidak dalam kondisi bugar dan tidak bermain, dan banyak tim tidak menginginkan pemain yang cedera.”

BACA :  Nama Joe Hart Abadi di Manchester City

“Jadi saya memutuskan untuk tinggal dan kembali ke tim, dan mereka pada akhirnya menawarkan perpanjangan kontrak pada Januari di mana saya bersiap untuk menandatanganinya, dan kemudian Arsene dipecat.”

“Pengunduran diri Wenger itu terasa aneh. Semua orang terkejut dan Per Mertesacker selaku kapten mengucapkan beberapa kata dan saya rasa semua orang kaget. Itu terasa janggal. Tidak ada yang memprediksi sebelumnya, tapi itu mengubah banyak hal.”