Wolves vs West Brom, Satu Lagi Kisah Sukses Sam Allardyce, Menang Tanpa Pemain Bintang

Gilabola.com – Resep sukses Sam Allardyce terlihat pada kemenangan West Brom 2-3 di kandang Wolves pada laga Liga Inggris, Sabtu malam (16/1). Tidak ada pemain bintang, tak masalah. Caranya? Cari bola-bola mati. Tiga gol The Baggies ketiganya lahir dari bola mati.

Sukar menemukan ada nama mentereng di jajaran pemain West Brom. Satu-satunya yang bisa kita kenali adalah mantan bintang Chelsea yang sudah menua, Branislav Ivanovic. Di luar itu tak ada nama terkenal. Lalu bagaimana resep mantan manajer  timnas Inggris itu meramu kemenangan bagi timnya? Cari bola-bola mati.

Ketiga gol West Brom terjadi bukan dari open play. Dua sepakan penalti oleh Matheus Pereira pada menit 8 dan 56, satu tendangan bebas yang disundul Semi Ajayi pada menit 52. Tentu saja terlihat ada perbedaan kualitas dengan tuan rumah Wolves sempat berbalik unggul 2-1 setelah tertinggal satu gol, melalui serangan Fabio Silva dan Willy Boly. Tapi skor tetap bertahan 2-3 sampai akhir pertandingan, dengan statistik laga memperlihatkan bagaimana Allardyce mengajari anak buahnya untuk membiarkan lawan menguasai bola, sampai 67 persen sampai 10 menit jelang akhir laga, tapi kedua tim sama-sama mencatatkan lima tembakan tepat sasaran. Hebat, kan?

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Masifnya jumlah serangan skuad Nuno Espirito Santo terlihat dari jumlah sepak pojok yang mereka dapatkan, sembilan kali sampai menjelang pertandingan berakhir pada Sabtu malam di Molineux Stadium. Kiper David Button berjasa dengan melakukan tiga penyelamatan berbanding hanya dua oleh Rui Patricio.

Dengan hasil ini The Baggies merangkak naik. Belum berhasil keluar dari zona degradasi karena hanya 11 poin, kalah satu poin dari Fulham (12) yang memiliki dua pertandingan di tangan, tiga dan lima poin di bawah Brighton dan Burnley masing-masing. Tapi sudah ada sedikit cahaya di ujung terowongan.

Sekedar info, pendekatan Allardyce membiarkan lawan menguasai bola, menanti dengan sabar kesempatan memperoleh bola-bola mati merupakan kebalikan dari strategi yang diterapkan pelatih sebelumnya yang sudah dipecat, Slaven Bilic, yang memiliki filosofi menyerang.

Penalti pertama menit 8 terjadi setelah kaki Willy Boly menjatuhkan Callum Robinson di dalam kotak. Wasit tidak ragu-ragu menjatuhkan hukuman penalti dan Matheus Pereira tidak membuat kesalahan dari titik putih. Demikian juga penalti kedua terjadi terhadap pemain yang sama, Robinson, kali ini oleh Conor Coady. Jadi jika Anda mengasuh sebuah tim yang selalu kalah duel, kalah dominasi bola, kalah dribble, tabah saja. Lakukan serangan balik dengan harapan berujung tendangan bebas dan sepakan penalti.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO