Yaya Toure Ungkap Betapa Mengerikannya Amarah Pep Guardiola

Yaya Toure telah ungkapkan betapa mengerikannya amarah pelatih Manchester City, Pep Guardiola, usai laga Liga Champions.
Yaya Toure telah ungkapkan betapa mengerikannya amarah pelatih Manchester City, Pep Guardiola, usai laga Liga Champions.

Manchester City memang merasakan betapa mengerikannya amukan Pep Guardiola setelah diperlihatkan penurunan permainan tim saat harus melawan tim selevel Feyenoord kemarin. Momen menggilabola di Liga Champions itu disampaikan oleh Yaya Toure.

The Citizens sendiri sudah bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions, dan hal ini membuat Guardiola tak ragu untuk memasukkan tujuh nama baru dalam susunan timnya saat menyambut tim Eredivisie di Etihad. Tidak ada yang aneh awalnya.

Namun apa daya, pertandingan terlihat mengecewakan dirinya dan tuan rumah sampai harus menunggu hingga menit-menit akhir sebelum Raheem Sterling akhirnya pecah telor mencetak gol yang memastikan kemenangan Manchester Biru.

Skor yang ada juga membuat City jadi menyapu bersih lima laga yang mereka mainkan di Eropa musim ini. Meski tidak terlalu jelek-jelek amat nasib mereka, namun Yaya Toure malah mengungkap bahwa Guardiola murka dengan permainan yang ditunjukkan oleh para pemainnya di laga itu.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Adalah merupakan hal yang wajar jika kadang kalian sendiri jadi sedikit malas, berpikir sedikit arogan, apalagi kalau kalian masih berusia muda yaa,” ujar Yaya Toure melalui Goal International.

“Kalian jadi berpikir bahwa diri sendiri yang terbaik, yang lain tidak. Namun kalian juga harus hati-hati karena tim seperti Feyenoord, bisa datang dan bisa mengejutkan kami semua.”

“Terbukti di akhir pertandingan, manajer (Pep Guardiola) jadi sangat marah pada tim, jelas. Kami aslinya memang bisa bermain lebih baik daripada itu. Kami seharusnya sanggup mencetak lebih banyak gol karena kami memang punya banyak peluang di laga itu.”

“Kami malah bermain dengan kemalasan. Anda seharusnya terus fokus dan mau menghormati lawan,” pungkasnya sambil sedikit merinding disko saat membayangkan amarah mengerikan Guardiola.