Zlatan Ibrahimovic Bela Paul Pogba Soal Pemecatan Jose Mourinho

Zlatan Ibrahimovic Bela Paul Pogba Soal Pemecatan Jose Mourinho

Zlatan Ibrahimovic memilih bela Paul Pogba daripada mantan pelatihnya sendiri. Kisruh dalam tubuh klub Liga Inggris Manchester United itu sendiri akhirnya harus mengorbankan Mourinho yang dipecat dari kepelatihan.

Zlatan Ibrahimovic lebih memilih mengakui memang antara Paul Pogba dan Jose Mourinho memang tak akur. Pemecatan Jose Mourinho adalah jalan terbaik menurut Zlatan tanpa bermaksud berpihak pada Paul Pogba.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Harus diakui jika Pogba melempem selama memperkuat Manchester United sejak tahun 2016 yang makin menjadi-jadi musim ini saat masih dipoles Jose Mourinho. Ia sampai terlihat perselisihan sengit dengan sang manajer hingga membuat Manchester United terbelah dua.

Perseteruan Pogba vs Mourinho terus menjadi sasaran media-media Inggris bukan hanya sekali sepekan, namun untuk setiap harinya. Memanas, manajemen klub gerah juga hingga akhirnya tega memecat Mourinho pertengahan bulan lalu. Pogba yang disebut sebagai biang keladi perginya manajer asal Portugal itu malah dipertahankan.

“Pemain seperti dia itu perlu adanya kebebasan, mereka harus bebas melakukan apa yang mereka mau di bawah perintah pelatih mereka. Jelas dia punya taktik sendiri, tapi beberapa pemain adakalanya bisa melebihi batasan pelatihnya. Kalian harus mau membebaskan mereka, dan menurut saya Paul salah satu pemain seperti itu,” ujar Ibrahimovic mencoba berkomentar dengan hati-hati melalui ESPN.

“Paul memang tidak dipercaya oleh pelatih (Jose Mourinho), dan pelatih juga tidak percaya dengan Paul Pogba. Rasanya akan sulit untuk pemain bermain bagus kalau tidak dipercaya pelatih dan pemain jadi tidak memiliki tenaga untuk main, tak punya movitasi, dan Jose bisa merasakan hal itu dari Paul Pogba,” lanjutnya lagi.

Zlatan Ibrahimovic bisa lihat Paul Pogba saat ini lebih bahagia

“Semua masalah seperti ini biasa terjadi, dan juga bagian dari pertandingan jugalah; Maksud saya adalah tidak semua orang juga pasti bisa cocok satu sama lain. Tak semua orang juga akan bisa tampil oke ya.”

“Anda bisa mencapai momen di mana segalanya terasa sudah tak bisa berubah lagi dan salah satu harus pergi dari klub. Manajer yang pergi dan membuat Paul Pogba jadi lebih merasa leluasa.”

Benar saja, setelah Jose Mourinho ditendang manajemen, sosok Paul Pogba bagai terlahir kembali. Ia berubah jadi lebih produktif lagi di atas lapangan saat Mou pergi. Pogba bahkan sanggup cetak lima gol dan empat assist sejak Ole Gunnar Solksjaer ambil alih kursi panas yang ditinggalkan Mourinho.

“Kita bisa melihat kalau Paul Pogba yang sekarang jauh lebih bahagia, Paul yang lebih bebas dari sebelumnya, lebih senang melakukan apa yang dia sukai, dan dia kini lebih main bagus. Dialah Pogba yang selama ini kita kenal,” pungkas Zlatan saat tanggapi mantan rekan satu timnya tersebut.