Absennya Cristiano Ronaldo Bikin Portugal Gagal Main Bagus

Berita Bola - Manajer Timnas Portugal bantah performa tim meningkat saat Cristiano Ronaldo absen saat lawan Timnas Polandia di UEFA Nations League.
Gilabola.com - Manajer Timnas Portugal bantah performa tim meningkat saat Cristiano Ronaldo absen saat lawan Timnas Polandia di UEFA Nations League.

Gilabola.com – Manajer Portugal Fernando Santos menepis anggapan performa timnya meningkat saat Cristiano Ronaldo absen dalam laga kemenangan 3-2 atas Polandia di UEFA Nations League.

Gol-gol dari Andre Silva dan Bernardo Silva, serta gol bunuh diri Kamil Glik memastikan kemenangan kedua di UEFA Nations League untuk Portugal, yang berada di puncak grup saat ini.

Ronaldo tidak masuk skuad yang bermain pada laga ini, di tengah munculnya tuduhan perkosaan – yang telah dibantah oleh pemain berusia 33 tahun itu – menyusul insiden di sebuah hotel di Las Vegas, Amerika Serikat, pada tahun 2009.

Portugal Tak Lebih Baik Tanpa Cristiano Ronaldo

Tapi Santos bersikeras bahwa timnya tidak tampil lebih baik tanpa bintang Juventus tersebut.

BACA:  Kylian Mbappe Bantah Dirinya Rendahkan Lionel Messi

“Tidak ada tim yang bisa menjadi lebih baik tanpa yang terbaik di dunia. Tidak ada gunanya berbicara tentang siapa yang tidak ada di tim,” kata Santos kepada wartawan. “Ketika Cristiano bermain, dia lebih bagus jika bermain di sisi kiri dan memberi kami lebih banyak peluang untuk mencetak gol.”

“Ketika dia bermain, kami harus menemukan solusi untuk memberikan bola kepadanya dan ketika dia masuk ke dalam kotak penalti kami harus memiliki pemain yang mengisi sayap kiri. Ini adalah bagaimana kami bermain dengannya.”

“Kami memulai laga dengan baik, mengendalikan bola, tetapi kemasukan gol. Itu bisa menjadi waktu yang sulit, tetapi tim tetap tenang, mengendalikan irama permainan.┬áKami mencetak gol ketiga dan kemudian ada sedikit masalah dengan kehilangan bola di zona berbahaya. Kami memiliki banyak masalah.”

BACA:  UEFA Rilis Daftar Pemain Nominasi Tim Terbaik Eropa 2018

“Portugal hanya memiliki satu fokus, yakni untuk menang, hasil dalam pertandingan resmi menunjukkan ini. Kami tidak bisa menjadi juara Eropa tanpa keinginan untuk menang. Beberapa kali [kami] lebih defensif, beberapa kali kami juga lebih ofensif, tetapi Anda harus bertahan dengan baik. Jika tidak, Anda tidak akan menang.”