Ada 5 Alasan Kamu Harus Dukung Chelsea di Final Piala FA Nanti Malam, Asal Gak Adu Penalti Saja

Gilabola.com – Tentu saja akan ada lebih banyak orang mendukung Chelsea pada final Piala FA, Sabtu malam 15 Mei 2021. Tapi kamu punya argumentasinya, gak? Kami bantu memberi lima alasan untuk mendukung The Blues meraih trofi FA Cup kesembilan kalinya nanti malam.

Satu, Chelsea adalah tim ketiga paling sukses dalam sejarah Piala FA dengan memenangkan kompetisi piala tertua di sepak bola Inggris ini sebanyak delapan kali, duduk pada urutan ketiga setelah Arsenal sebanyak 14 kali dan Manchester United 12 kesempatan.

Tapi mari kita coba sempitkan data pemenang menjadi sejak tahun 2000 saja sampai sekarang, sebab kurang relevan membicarakan masa lalu yang terlalu jauh, bukan? Dan ini menjadi alasan kedua kita. Dari delapan kali mengangkat trofi FA Cup itu, enam di antaranya terjadi sejak 2000 sampai hari ini. Berturut-turut The Blues menjadi juara Piala FA pada 2000, 2007, 2009, 2010, 2012 dan 2018.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Bahkan jika kita memasukkan gelar klub biru London tahun 1997 maka sebanyak tujuh dari delapan juara Piala FA diperoleh dalam 24 tahun terakhir. Satu sisanya diraih pada 1970.

Chelsea Sudah Lolos Final 9 Kali

Alasan ketiga. Jika kita memasukkan semua partai final, artinya peristiwa ketika Chelsea lolos sebagai finalis FA Cup maka klub bola ini sudah lolos ke partai puncak sembilan kali sejak tahun 2000, enam jadi juara. Sudah 10 kali jika memasukkan final tahun 2021 ini.

Channel Gilabola di Youtube

Tiga kegagalan di final terjadi pada tahun-tahun 2002, 2017 dan 2020. Tahu gak siapa lawan pada ketiga final yang gagal itu. Arsenal. Termasuk musim lalu dengan skor 2-1.

Lolos Final Piala Lima Musim Beruntun

Alasan keempat, untuk pertama kalinya dalam sejarah klub biru London itu berhasil lolos ke final piala untuk lima musim berturut-turut (2017 FA Cup, 2018 FA Cup, 2019 League Cup dan Liga Europa, 2020 FA Cup dan tahun 2021 ini Piala FA serta Liga Champions sekaligus).

Alasan kelima, reputasi Brendan Rodgers menghadapi The Blues kurang begitu bagus. Manajer Irlandia Utara yang kini menangani Leicester City itu menang satu kali, imbang delapan dan kalah tujuh kali melawan Chelsea sepanjang karirnya.

Namun para pendukung harus hati-hati jika permainan hati-hati dari kedua tim memaksa laga final ini dilanjutkan dengan adu penalti. Sebab sejak awal tahun 2018, The Blues hanya memenangkan tiga adu penalti dan kalah dalam tiga adu penalti sisanya. Terakhir kali, hal itu terjadi saat menghadapi Tottenham Hotspur di Carabao Cup atau Piala Liga, kalah adu penalti 5-4.

AHABET
AHABET