Agen Mesut Ozil Bungkam Presiden Bayern Munchen

Berita Bola, Mesut Ozil, Timnas Jerman, Ulli Hoeness
Agen Mesut Ozil, Erkut Sogut, sebut Presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness, sebagai 'aib' menyusul komentarnya pada keputusan pensiun Ozil dari Timnas Jerman.

Gilabola.com – Agen Mesut Ozil melabeli Presiden Bayern Munchen Uli Hoeness sebagai ‘aib’ menyusul komentar pedasnya soal keputusan pensiun pemain itu dari Timnas Jerman.

Pada Minggu (22/7) lalu, Mesut Ozil umumkan bahwa ia tak akan bersedia lagi bermain untuk Die Mannschaft, menyusul reaksi negatif yang diterimanya di Jerman usai bertemu Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, sebelum Piala Dunia 2018.

Dalam pernyataan panjang-lebar yang jelaskan keputusannya untuk pensiun, gelandang Arsenal itu mengklaim dia telah menjadi subyek rasisme karena garis keturunan Turki-nya. Ia mengecam Presiden Federasi Sepakbola Jerman (DFB), Reinhard Grindel, untuk perlakuan yang dia terima sejak berfoto bersama Erdogan.

Ozil juga mengklaim, ia dan keluarganya telah menerima surat-surat kebencian dan telepon berisi ancaman mati menyusul insiden itu.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Setelah pernyataan Ozil, Presiden Bayern Munchen Ulli Hoeness menghujat gelandang itu karena penampilannya bersama Timnas Jerman, dan mengklaim pemain berusia 29 tahun itu telah bermain buruk selama bertahun-tahun.

Namun dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Goal, agen Ozil Dr Erkut Sogut telah menyerang Hoeness karena reaksinya terhadap keputusan kliennya untuk pensiun dari tim nasional.

“Komentar-komentar dari Tuan Hoeness sangat salah tempat, karena sama sekali tidak ada hubungannya dengan sepakbola,” ujar Erkut Sogut.

“Dia mencoba mengalihkan perhatian dari masalah yang sebenarnya, masalah rasisme dan diskriminasi di Jerman, yang bangkit kembali sekali lagi dalam masyarakat Jerman,” tambahnya.

“Seperti yang dikatakan Mesut dalam pernyataannya, dia menerima kritik yang wajar dan adil dari sepak bola, dan menghadapinya sebagai bagian dari pekerjaan. Namun, Tuan Hoeness bahkan tidak dapat memberikan bukti nyata untuk mendukung pernyataan bodohnya, yang jelas dibesar-besarkan,” tandas Sogut.

“Dalam hal ini, statistiknya jelas. Duapuluh tiga gol, 40 assist – yang merupakan rekor di Timnas Jerman – dan lima kali pemain terbaik Jerman – tiga diraih setelah tahun 2014,” ungkapnya.

“Dia mengklaim Mesut telah bermain buruk selama bertahun-tahun, tapi apakah pemain yang buruk memenangkan semua penghargaan ini dan memiliki banyak kesuksesan? Mesut menciptakan lebih banyak peluang di Piala Dunia 2018 per 90 menit daripada pemain lain, tetapi, tentu saja, Ozil tetap mendapat kritik darinya (Hoeness),” tegas agen tersebut.

“Sebagai Presiden Bayern Munchen, lebih baik dia fokus pada penampilan pemainnya sendiri karena delapan pemain timnas Jerman bermain untuk klub itu (Bayern Munchen)”.

“Jika Mesut adalah pemain yang buruk, apa yang dikatakannya tentang pendapat Joachim Low, Arsene Wenger dan Jose Mourinho? Mereka adalah tiga manajer elit yang memuji Mesut sebagai salah satu yang terbaik di posisinya”.

“Sangat menggelikan bahwa dia pikir dia lebih berkualitas untuk menilai kemampuan sepakbola daripada orang-orang ini, dengan statistik palsu. Jelas bahwa komentarnya tentang Mesut soal tak dapat merebut bola dari lawan terlalu dibuat-buat dan salah”.

“Tapi, supaya semua orang tahu, baik di Piala Dunia 2014 dan 2016, Mesut memenangkan lebih dari 65 persen duel per pertandingan, apalagi dia adalah pemain paling penting dalam pertandingan melawan Prancis dan Italia pada 2016, sekali lagi ini membuat komentar-komentarnya (Hoeness) menggelikan”.

“Fakta-fakta berbicara untuk diri mereka sendiri dan lagi pula siapa dia, berbicara tentang Mesut dengan cara ini? Kebohongan ini adalah komentar yang murah, stereotip dan tidak berdasar – dibuat tanpa dasar apa pun – yang memungkinkan berita yang menyakitkan menyebar”.

“Tuan Hoeness, kami tidak akan membuang-buang waktu atau energi lagi untuk berbicara tentang suatu hal yang jelas-jelas tidak Anda ketahui. Tidak hanya Anda aib bagi diri Anda sendiri, tetapi juga dan yang lebih penting memalukan bagi Bayern Munchen dan orang-orang Jerman,” tandas Sogut.