Al Sadd Beri Satu Syarat Penting pada Barcelona Terkait Transfer Xavi

Al Sadd beri satu syarat penting terkait kepindahan Xavi Hernandez ke Barcelona.

Gilabola.com – Kepergian Ronald Koeman baru-baru ini akan membuat seorang pelatih baru segera datang ke Camp Nou untuk menggantikannya. Sergi Barjuan memimpin skuad utama sebagai pelatih sementara, meski hanya akan bertugas selama beberapa pekan saja. Arsitek klub jangka panjang yang diinginkan tim Catalan itu adalah Xavi Hernandez.

Diungkapkan Barca Universal via El Chiringuito, Al Sadd memiliki beberapa keinginan spesifik sebelum mereka melepas Xavi. Mereka dilaporkan ingin sang presiden, Joan Laporta, yang secara pribadi terbang ke Qatar. Jika tidak, maka mereka sepenuhnya tak akan melepas Xavi kembali ke Catalan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Dia menjadi calon pelatih terbaik Laporta, dan juga satu-satunya pilihan untuk menjadi manajer Barcelona saat ini. Karena itu, tangan Laporta seakan terikat, dan harus datang sendiri ke Qatar untuk dapatkan calon pelatih idamannya tersebut.

Namun, bukan hanya untuk Xavi yang diinginkan Al Sadd dengan kedatangan Laporta. Hal lainnya, pihak yang mendukung klub tersebut ingin memanfaatkan akan berakhirnya kesepakatan sponsorship perusahaan Jepang, Rakuten, di Barca pada musim panas tahun depan.

Sponsor Al Sadd, Qatar Airways, punya rencana jitu di balik keinginan klub Catalan memboyong Xavi. Dengan kedatangan Laporta yang langsung meminta Xavi, mereka bisa sembari lakukan negosiasi mengenai kemungkinan kontrak sponsorship dengan Barca.

Hal ini tentunya penting bagi Barcelona, khususnya karena mereka tengah dilanda krisis keuangan yang sangat parah saat ini. Jika kesepakatan ini berhasil, dan Barca bisa menghidupkan kembali kemitraan mereka dengan maskapai penerbangan tersebut, maka hal itu bisa membantu meringankan beban keuangan mereka.

Salah satu kesepakatan sponsorship terbesar di dunia sepak bola terjadi saat perusahaan e-commerce asal Jepang, Rakuten, menggantikan Qatar Airways – yang sudah menjadi sponsor terbesar Barca sejak tahun 2013.

Hal ini dimaksudkan untuk mendukung pasar Asia terhadap klub maupun sepak bola Eropa. Kesepakatannya sendiri dimulai musim 2017/18 dan berlangsung selama empat tahun, atau akan rampung di akhir musim ini.

Namun sebelumnya, Barcelona dikabarkan gagal mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Qatar Airways, yang semula diharapkan mirip dengan kontrak sponsorship antara Manchester United dan Chevrolet – sebagai kontrak yang paling menguntungkan di dunia sepak bola.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO